GROBOGAN – Arus mobilitas masyarakat di Kabupaten Grobogan mulai menunjukkan peningkatan signifikan seiring bergulirnya masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
PT KAI (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat, sebanyak 26.797 penumpang memanfaatkan layanan kereta api di seluruh stasiun wilayah Grobogan hanya dalam waktu tiga hari, terhitung sejak 18 hingga 20 Desember 2025.
Dari jumlah tersebut, 12.913 penumpang tercatat berangkat dari stasiun-stasiun di Grobogan, sementara 13.884 penumpang lainnya merupakan penumpang datang.
Angka ini diperkirakan masih akan terus bergerak naik seiring penjualan tiket yang berlangsung hingga jadwal keberangkatan kereta terakhir setiap harinya.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan tingginya volume penumpang ini menjadi indikator meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat, baik untuk mudik, berlibur, maupun kepentingan lainnya.
Momentum libur sekolah yang bertepatan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru turut menjadi pemicu lonjakan penumpang.
Menurut Luqman, kereta api masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat yang datang maupun pergi dari Grobogan.
Faktor keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu menjadi alasan utama, khususnya untuk perjalanan jarak menengah hingga jarak jauh selama periode libur panjang.
“Kereta api dinilai lebih aman, nyaman, dan tepat waktu. Itu sebabnya masyarakat masih menjadikannya pilihan utama selama masa Nataru,” ujarnya.
Dalam periode tersebut, Stasiun Ngrombo kembali mencatatkan diri sebagai stasiun tersibuk di Kabupaten Grobogan.
Total sebanyak 18.957 penumpang dilayani stasiun ini, baik keberangkatan maupun kedatangan. Angka tersebut menunjukkan peran strategis Stasiun Ngrombo sebagai simpul utama transportasi kereta api yang menghubungkan Grobogan dengan sejumlah kota tujuan favorit seperti Semarang, Tegal, Solo, Jakarta, hingga Surabaya.
Selain Ngrombo, sejumlah stasiun lain di Grobogan juga turut melayani ribuan penumpang. Stasiun Kradenan dan Gundih masing-masing mencatat lebih dari dua ribu penumpang selama tiga hari, disusul Stasiun Gubug, Karangjati, Kedungjati, Sedadi, Gambringan, hingga Jambon yang tetap melayani mobilitas masyarakat meski dengan volume lebih kecil.
Menghadapi puncak arus libur Nataru yang masih akan berlangsung, KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan matang.
Penumpang diminta memesan tiket lebih awal, datang lebih cepat ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi kelancaran perjalanan.
“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik agar perjalanan selama masa Nataru dapat berlangsung aman, lancar, dan menyenangkan,” pungkas Luqman. (int)
Editor : Mahendra Aditya