Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Nilai Tanah Grobogan Kini Transparan, Ada Wilayah yang Harganya Melonjak Tajam

Intan Maylani Sabrina • Sabtu, 20 Desember 2025 | 14:11 WIB
TRANSPARAN: Peta Zona Nilai Tanah resmi diserahkan ke Kantah Grobogan.
TRANSPARAN: Peta Zona Nilai Tanah resmi diserahkan ke Kantah Grobogan.

GROBOGAN - Transparansi nilai tanah di Kabupaten Grobogan akhirnya menemukan titik terang.

Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) Kabupaten Grobogan Tahun 2025 resmi diserahkan, sekaligus membuka informasi harga lahan yang selama ini kerap dianggap “abu-abu” di tengah masyarakat.

Dari hasil pemetaan tersebut, wilayah Purwodadi tercatat sebagai kawasan dengan nilai tanah termahal di Kabupaten Grobogan.

Penyerahan Peta ZNT dilakukan oleh PT Fasade Kobeltama Internasional kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Grobogan, dan diterima langsung oleh Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Pertanahan Grobogan, Amrianto Samad.

Penyerahan ini merupakan bagian dari kegiatan Pembuatan Peta ZNT Lot Paket Jawa Tengah Tahun 2025.

Amrianto Samad menyampaikan bahwa keberadaan Peta ZNT menjadi instrumen penting dalam mendukung pelayanan pertanahan yang lebih transparan dan berkeadilan.

Dengan adanya peta ini, masyarakat maupun pemerintah daerah memiliki acuan yang jelas terkait nilai tanah, baik untuk keperluan administrasi pertanahan, perencanaan pembangunan, hingga penyusunan kebijakan daerah.

Peta Zona Nilai Tanah sendiri merupakan peta tematik yang membagi wilayah ke dalam zona-zona nilai tanah berdasarkan karakteristik wilayah serta nilai pasar tanah.

Untuk Kabupaten Grobogan Tahun 2025, cakupan pemetaan meliputi seluruh wilayah kabupaten seluas sekitar 202.470 hektare, yang terdiri dari 19 kecamatan dan 280 desa/kelurahan.

Sebelum diserahkan secara resmi, proses penyusunan Peta ZNT telah melalui tahapan supervisi progres yang dilaksanakan pada Kamis, 27 November 2025.

Supervisi dilakukan melalui presentasi PT Fasade Kobeltama Internasional di hadapan tim Direktorat Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, serta Kantor Pertanahan Kabupaten Grobogan, dengan melibatkan perwakilan pemerintah daerah dan kecamatan.

Hingga 25 November 2025, realisasi pekerjaan telah mencapai 98,65 persen. Dari hasil analisis dan pengolahan data tersebut, terbentuk sebanyak 2.356 zona nilai tanah dengan total 7.790 sampel nilai tanah, yang terdiri dari 2.989 sampel pertanian dan 4.801 sampel nonpertanian.

Hasilnya menunjukkan variasi nilai tanah yang cukup tajam antarwilayah. Nilai tanah tertinggi tercatat mencapai Rp10.885.000 per meter persegi, yang berada di Kecamatan Purwodadi dan Kecamatan Toroh.

Sementara itu, nilai tanah terendah tercatat sebesar Rp16.000 per meter persegi, yang berada di Kecamatan Geyer.

Perbedaan nilai ini mencerminkan kondisi riil di lapangan, seperti tingkat aktivitas ekonomi, aksesibilitas wilayah, hingga pemanfaatan lahan.

Meski demikian, hasil pemetaan tersebut masih melalui tahap penyempurnaan. Beberapa penyesuaian dilakukan berdasarkan masukan dari pemerintah daerah dan perwakilan kecamatan, khususnya pada zona-zona dengan nilai yang dinilai terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Langkah ini diambil agar nilai tanah yang ditetapkan benar-benar merepresentasikan kondisi wajar dan objektif.

Output akhir dari kegiatan ini berupa Peta Zona Nilai Tanah Kabupaten Grobogan skala 1:10.000, lengkap dengan peta pendukung seperti peta sebaran sampel dan peta simpangan baku relatif.

Ke depan, Peta ZNT ini diharapkan menjadi referensi tunggal nilai tanah bagi pemerintah daerah, instansi terkait, dunia usaha, serta masyarakat.

Dengan diserahkannya Peta ZNT Kabupaten Grobogan Tahun 2025, Kantor Pertanahan Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya untuk mendorong tertib administrasi pertanahan, kepastian biaya layanan, serta perencanaan pembangunan yang transparan dan berkeadilan, demi kepentingan masyarakat luas. (int)

Editor : Ali Mustofa
#nilai tanah #grobogan #ZNT