Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gegara Konsleting Listrik, Ruko di Komplek Pujapura Grobogan Terbakar

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 17 Desember 2025 | 14:31 WIB
PEMADAMAN: Damkar Grobogan saat melakukan pemadaman di Pujapura, Purwodadi.
PEMADAMAN: Damkar Grobogan saat melakukan pemadaman di Pujapura, Purwodadi.

GROBOGAN – Sebuah rumah sekaligus ruko di Komplek Pujapura RT 02 RW 16 Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, dilalap si jago merah pada Selasa (16/12/2025) malam.

Kebakaran diduga dipicu konsleting listrik dari perangkat elektronik yang lupa dimatikan di lantai dua.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan membakar bagian lantai dua bangunan eks toko kayu tersebut.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berupaya melakukan pemadaman sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Ketua RT setempat, Harsono, mengatakan petugas Damkar Grobogan mengerahkan tiga armada untuk memadamkan api.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar dua jam hingga api benar-benar padam pada pukul 20.00 WIB.

“Api bisa dikendalikan berkat kerja cepat petugas dibantu warga sekitar,” ujarnya.

Penyewa ruko, Ahmad Zainudin, 61, mengungkapkan saat kejadian dirinya sedang berada di lantai bawah.

“Lagi tidur, tiba-tiba listrik mati. Mau nyalain lagi, malah dengar teriakan warga dekat sini bilang ada kebakaran, di lantai atas. Langsung cari bantuan warga” tuturnya.

Zainudin menjelaskan, ruko tersebut berstatus sewa dan lantai dua dijadikan kamar. Biasanya digunakan anaknya untuk tidur.

“Rumah asli saya di Jalan DI Panjaitan, di sini hanya ngontrak,” imbuhnya.

Sementara itu, menurut keterangan anak korban, Ahmad Roisul Mubarok (28), seorang guru MTs, sebelum kebakaran ia sedang mengerjakan tugas Pendidikan Profesi Guru (PPG) di dalam kamar lantai dua menggunakan komputer.

Namun karena merasa kurang enak badan, ia keluar untuk membeli obat ke apotek.

“Komputer dan kipas angin belum dimatikan saat ditinggal keluar,” ungkapnya.

Tak lama setelah ditinggal, kebakaran pun terjadi. Pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman.

Akibat kebakaran tersebut, satu kamar di lantai dua ruko berukuran sekitar 3 x 4 meter hangus terbakar. Kamar tersebut berdinding tembok, berangka atap kayu campuran, dan beratap seng.

Sejumlah barang di dalamnya ikut ludes, di antaranya tiga unit komputer, satu unit CPU, serta dua unit telepon genggam.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil ditaksir cukup besar. Kerugian barang-barang elektronik ditaksir sekitar Rp 50 juta.

Pihak kepolisian menduga api berasal dari konsleting listrik pada komputer dan kipas angin yang ditinggal menyala tanpa pengawasan.

Sebagai barang bukti, petugas mengamankan sisa kabel listrik yang terbakar dari lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 50 juta dengan rumah lantai dua yang mengalami kerusakan. (int)

Editor : Mahendra Aditya
#kebakaran #grobogan