Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pemkab Grobogan Perkuat Jaminan Kesehatan Lewat Kolaborasi BPJS dan Baznas Alokasikan Jaminan Kesehatan JKN Bagi 79.083 Jiwa Untuk Peserta PBPU dan BP

Sirojul Munir • Selasa, 16 Desember 2025 | 18:28 WIB
MOU – Bupati Grobogan Setyo Hadi bersama BPJS Kesehatan serta Baznas serta OPD terkait lakukan tanda tangan kerjasama untuk alokasi jaminan kepesertaan JKN bagi PBPU dan BP tahun 2026.
MOU – Bupati Grobogan Setyo Hadi bersama BPJS Kesehatan serta Baznas serta OPD terkait lakukan tanda tangan kerjasama untuk alokasi jaminan kepesertaan JKN bagi PBPU dan BP tahun 2026.

GROBOGAN – Pemkab Grobogan pada tahun 2026 mengalokasikan jaminan kepesertaan JKN bagi 79.083 jiwa peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).

Total anggaran yang disiapkan mencapai sedikitnya Rp 35,87 miliar.

Selain itu, untuk peserta Program Srikandi, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp 318,19 juta.

Hal itu, sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Kerjasama ini diwujudkan melalui penandatanganan dua nota kerja sama strategis bersama BPJS Kesehatan Cabang Kudus dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Grobogan, Rabu (16/12).

Penandatanganan tersebut mencakup dua agenda penting. Pertama, nota kesepakatan antara Pemkab Grobogan, BPJS Kesehatan Cabang Kudus, dan Baznas Grobogan tentang pendaftaran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui program sinergi rekrutmen dan reaktivasi peserta JKN.

Kedua, rencana kerja antara Pemkab Grobogan dan BPJS Kesehatan Cabang Kudus terkait penyelenggaraan JKN bagi peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) yang didaftarkan oleh pemerintah daerah.

”Melalui kerja sama ini, Pemkab Grobogan optimistis kualitas pelayanan kesehatan masyarakat akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi warga,” kata Bupati Grobogan Setyo Hadi.

Menurutnya sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan Baznas diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkualitas.

Dia menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah, khususnya di bidang kesehatan.

”Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi dan integrasi dengan berbagai pihak, termasuk BPJS Kesehatan dan Baznas, agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Setyo Hadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Kudus dan Baznas Grobogan atas terjalinnya kolaborasi tersebut.

Menurutnya, kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Grobogan.

Bupati juga berharap seluruh pihak dapat berkomitmen penuh dalam mengimplementasikan isi perjanjian yang telah disepakati.

”Tujuan akhirnya adalah masyarakat benar-benar merasakan manfaat layanan kesehatan yang lebih baik. Ini sejalan dengan visi Grobogan Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” tegasnya.(mun)

Editor : Ali Mustofa
#Bupati Grobogan Setyo Hadi #BPJS Kesehatan 2025 #PBPU dan PB #pemkab grobogan