GROBOGAN — Kabar baik menghampiri para pengemudi becak di Kabupaten Grobogan.
Pemerintah Kabupaten Grobogan resmi mengusulkan bantuan 200 unit becak listrik kepada pemerintah pusat. Diharapkan bisa tersalurkan dalam waktu dekat.
Usulan tersebut sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan pengemudi becak sekaligus mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.
Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasetyo, menjelaskan bahwa pengajuan bantuan dilakukan dalam dua tahap.
“Tahap pertama sebanyak 100 unit kami targetkan bisa tersalurkan tahun ini. Kemudian tahap kedua, 100 unit sisanya, diupayakan menyusul tahun depan,” terangnya.
Ia memastikan bahwa program ini diprioritaskan bagi pengemudi becak asli Grobogan, dibuktikan dengan KTP Grobogan, serta berusia lebih dari 55 tahun.
Menurutnya, kelompok usia tersebut paling membutuhkan dukungan karena masih menggantungkan ekonomi keluarga pada tenaga manual.
“Kami ingin bantuan ini tepat sasaran. Pengemudi becak senior harus mendapatkan perhatian, agar mereka bisa bekerja lebih ringan dan tetap memiliki penghasilan yang layak,” lanjutnya.
Usulan ratusan becak listrik itu diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban fisik para pengemudi, tetapi juga menjadi langkah awal modernisasi transportasi tradisional di Grobogan.
Saat ini Pemkab Grobogan menunggu proses verifikasi usulan dari kementerian terkait. Sugeng berharap seluruh proses berjalan lancar.
“Semoga usulan ini segera terealisasi, sehingga para pengemudi becak dapat menikmati manfaatnya dalam waktu dekat,” pungkasnya. (int)
Editor : Ali Mustofa