Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pencarian 24 Jam Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Glugu Grobogan Ditemukan 50 Meter dari Lokasi Kejadian

Sirojul Munir • Kamis, 4 Desember 2025 | 18:12 WIB
DITEMUKAN – Korban tenggelam Nizam Wicaksono  santri Ponpes Darul Falah Ki Ageng Mbodo ditemukan 50 meter dari lokasi tenggelam, Rabu malam (3/12).
DITEMUKAN – Korban tenggelam Nizam Wicaksono santri Ponpes Darul Falah Ki Ageng Mbodo ditemukan 50 meter dari lokasi tenggelam, Rabu malam (3/12).

 

GROBOGAN – Setelah dilakukan pencarian sehari semalam korban tenggelam Nizam Wicaksono, 15 warga Dusun Dalon, Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di sungai glugu, Rabu malam (3/11).

Korban yang merupakan santri Ponpes Darul Falah Ki Ageng Mbodo tenggelam di Sungai Glugu belakang Ponpes di Dusun Sendangsari, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh.

”Korban ditemukan pada pukul 22.30 WIB lokasinya berada 50 meter dari titik lokasi korban tenggelam oleh warga dan Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Muhammad Abdul Khoerudin Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan.

Dikatakan, setelah ditemukan jenazah korban dibawa ke Pondok untuk dilakukan pemeriksaan oleh Puskesmas Toroh 1 dan Inafis Polres Grobogan.

Kemudian jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya, korban  tenggelam di sungai Glugu sekitar pukul 11.30 WIB.

Sebelum kejadian korban bersama tiga temanya jadi saksi sedang berenang dan hilang tenggelam.

Saat kejadian berenang di sungai Glugu sungai dengan arus deras. Korban diduga tidak bisa berenang dan tenggelam.

Setelah mendapatkan laporan tim BPBD Grobogan bersama Babinsa, Bhabinkantibmas, relawan dan Sat Sabhara Polres Grobogan untuk melakukan pencarian korban. 

Pencarian menggunakan satu alat perahu karet dan melakukan pencarian penyusuran sungai dengan menggunakan Standart Operasional Prosedur (SOP) untuk melakukan pencarian.

Dalam pencarian korban tenggelam BPBD Grobogan melakukan penyisiran korban sepanjang 200 meter dari lokasi tempat kejadian korban tenggelam.

Proses pencarian korban juga dibantu dari Santri Ponpes Darul Falah Ki Ageng Mbodo dengan berenang menyusuri sungai menggunakan pohon pisang.

Sementara itu, kejadian tersebut menjadikan ratusan warga di Desa setempat berduyun-duyun ingin melihat prosesi pencarian korban tenggelam.

Mereka menunggu di bibir sungai sambil melihat dan mendoakan agar korban cepat ditemukan.

”Dengan diketemukan jenazah korban OPSAR dinyatakan ditutup. Korban sudah di temukan dalam keadaan meninggal dunia,” terang dia. (mun)

Editor : Ali Mustofa
#santri tenggelam #ponpes darul falah #pelajar tenggelam