Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sekolah Siaga, Ratusan Siswa SDN 2 Kenteng Grobogan Dibekali Ilmu Pertolongan Pertama

Intan Maylani Sabrina • Jumat, 28 November 2025 | 21:50 WIB
PRAKTIK: PMI Grobogan saat memberikan edukasi pertolongan pertama ke SDN 2 Kenteng Kecamatan Toroh.
PRAKTIK: PMI Grobogan saat memberikan edukasi pertolongan pertama ke SDN 2 Kenteng Kecamatan Toroh.

GROBOGAN – Langkah proaktif dilakukan PMI Kabupaten Grobogan dengan mendatangi langsung SDN 2 Kenteng Kecamatan Toroh untuk memberikan edukasi Pertolongan Pertama ke ratusan siswa dari kelas 1 hingga 6.

Program PMI Masuk Sekolah ini menjadi upaya memperluas literasi keselamatan dan kesiapsiagaan sejak dini, sekaligus memperkenalkan peran PMI secara lebih dekat kepada anak-anak di lingkungan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, relawan PMI memberikan materi dasar mengenai penanganan luka ringan, cara membalut luka, hingga langkah awal menghadapi kondisi darurat yang bisa terjadi kapan saja di lingkungan sekolah.

Tidak hanya teori, siswa juga diajak praktik langsung sehingga pembelajaran terasa menyenangkan dan mudah dipahami.

Pengenalan ambulans juga menjadi bagian yang paling menarik bagi mereka.

Ketua PMI Grobogan, Sumarsono, menjelaskan bahwa sekolah merupakan titik penting dalam edukasi kesiapsiagaan.

Menurutnya, anak-anak perlu memahami cara menolong diri sendiri maupun orang lain sejak dini, mengingat risiko kecelakaan di sekolah cukup tinggi.

“Kecelakaan mulai dari yang ringan sampai kondisi serius bisa terjadi kapan saja. Karena itu PMI hadir langsung untuk memberikan pembekalan agar siswa memiliki bekal pertolongan pertama yang benar,” ujarnya.

Kepala SDN 2 Kenteng, Suwiknyo, menyambut baik kunjungan dan pelatihan yang diberikan PMI.

"Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun karakter siswa agar peduli, empati, dan sigap saat menghadapi situasi darurat," imbuhnya.

Ia juga mengapresiasi perhatian PMI yang datang langsung memberi pelatihan serta mengenalkan ambulans kepada siswa.

Kesan positif juga datang dari salah satu siswa kelas VI yang mengaku mendapatkan pengalaman baru dari kegiatan tersebut.

Baginya, bagian praktik pertolongan pertama menjadi pengalaman yang paling menarik dan sangat bermanfaat.

PMI Grobogan berharap melalui pelatihan ini dapat terbentuk kader-kader muda yang peduli dan mampu mengambil peran saat terjadi keadaan darurat, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Program ini menjadi komitmen PMI untuk terus menghadirkan edukasi dasar keselamatan kepada generasi muda di berbagai sekolah di Kabupaten Grobogan. (int)

Editor : Ali Mustofa
#PMI #grobogan