Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Satu per Satu Rumah Penerima Bansos di Grobogan Mulai Ditempeli Stiker

Intan Maylani Sabrina • Minggu, 23 November 2025 | 22:32 WIB
TEMPEL: Petugas PKH Dinsos Grobogan mulai melakukan penempelan stiker ke sejumlah KPM.
TEMPEL: Petugas PKH Dinsos Grobogan mulai melakukan penempelan stiker ke sejumlah KPM.

GROBOGAN- Dinas Sosial Kabupaten Grobogan bersama para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mulai menempelkan stiker ke rumah-rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hal itu sebagai upaya meningkatkan transparansi dan memastikan ketepatan sasaran bantuan sosial.

Kepala Dinsos Grobogan Indri Agus Velawati mengatakan, penempelan stiker telah dikoordinasikan dengan setiap pemerintah desa setempat. Serta dilaksanakan secara terpadu oleh tim kecamatan. 

Penempelan stiker menjadi langkah awal verifikasi lapangan untuk memastikan bahwa penerima bantuan benar-benar sesuai kriteria keluarga miskin berdasarkan data resmi.

"Llangkah tersebut merupakan bagian dari penguatan validasi data agar penyaluran bantuan semakin akurat," imbuhnya. 

Menurutnya, stiker bukan hanya penanda, tetapi menjadi bukti keterbukaan bahwa rumah tersebut tercatat sebagai penerima manfaat

“Ini bentuk transparansi. Masyarakat dan pemerintah desa bisa mengetahui secara jelas siapa saja yang terdata sebagai penerima bantuan sesuai ketetapan data nasional,” ujarnya.

Penempelan stiker ini juga merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, yang menetapkan penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran seluruh bantuan sosial. 

Pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa DTSEN yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi satu-satunya rujukan data bansos.

"Dengan aturan baru tersebut, Kementerian Sosial tidak lagi mengelola data bansos, melainkan menjalankan program berdasarkan data yang telah dikonfirmasi oleh BPS. Karena itu, verifikasi di lapangan menjadi penting agar penerima benar-benar sesuai data dan kondisi aktual," ungkapnya.

Indri menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial di Grobogan sekaligus mengantisipasi potensi ketidaktepatan data.

Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen memastikan bansos tepat manfaat dan diterima warga yang benar-benar berhak.

“Dengan verifikasi lapangan dan sistem data tunggal, kami ingin memastikan bantuan tepat sasaran. Ini untuk kepentingan masyarakat agar program benar-benar menyentuh yang membutuhkan,” tegasnya.

Penempelan stiker akan dilakukan secara bertahap di seluruh desa di Kabupaten Grobogan dan menjadi bagian penting dalam mekanisme pemutakhiran data penerima bantuan sosial ke depan. (int)

Editor : Zainal Abidin RK
#grobogan #PKM