GROBOGAN – Rangkaian peringatan Hari Korpri 2025 di Kabupaten Grobogan memasuki salah satu acara puncak dengan digelarnya Seminar Grobogan Berakhlak di halaman Setda Kabupaten Grobogan, Senin (17/11).
Kegiatan yang turut menghadirkan penceramah nasional Ustad Wijayanto, MA ini diikuti sekitar 1.000 peserta dari berbagai unsur ASN.
Sekda Grobogan, Anang Armunanto, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Korpri Kabupaten Grobogan dalam sambutannya menegaskan, pentingnya memperkuat integritas ASN sebagai pelayan masyarakat dan pemersatu bangsa.
“ASN adalah pelaksana kebijakan, pelayan publik, dan pemersatu bangsa. Kita harus menguatkan kembali semangat bekerja keras untuk bangsa dan negara, mengubah mindset, serta terus peka terhadap masalah di daerah dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Anang juga menjelaskan bahwa rangkaian Hari Korpri 2025 telah berlangsung sejak 3 Oktober hingga 24 November 2025, mencakup pemilihan ASN berprestasi, lomba inovasi antar-OPD pada 12–13 November dengan gerakan Satu OPD Satu Inovasi, serta kegiatan seminar dan donor darah pada 17 November.
Adapun Pekan Olahraga Korpri akan digelar pada 24–28 November, disertai kegiatan sosial sesuai kemampuan masing-masing anggota.
Terkait iuran Korpri Grobogan yang sebelumnya belum berjalan, Sekda menyampaikan bahwa mulai 2026 iuran telah disepakati sehingga memungkinkan menghadirkan narasumber nasional seperti Ustad Wijayanto.
Anang juga menyebut rencana pemecahan Rekor MURI penulisan buku sebagai bagian dari momentum untuk memperkuat budaya kerja dan profesionalisme ASN.
Bupati Grobogan Setyo Hadi memberikan apresiasi kepada seluruh ASN yang terus mengawal jalannya pemerintahan.
“Terima kasih kepada para ASN yang memastikan pemerintahan dapat berjalan. Setiap pekerjaan pasti ada tantangannya, ada ‘nyinyir’-nya, tapi semua itu harus dipahami dan diselesaikan,” ujarnya.
Bupati menekankan bahwa tantangan pelayanan publik semakin kompleks, sehingga ASN harus adaptif dan terus meningkatkan kompetensi.
Ia menegaskan bahwa Korpri, sebagai pemersatu bangsa, harus mewujudkan Asta Cita bukan hanya sebagai slogan, tetapi sebagai komitmen nyata.
“Bupati itu pelayan masyarakat. Sekda adalah panglima ASN. Untung Pak Sekda orangnya sering senyum dan suka guyon—kalau tidak, bisa stres. Saya percaya keluarga Korpri mampu menjadi bagian penting pemerintahan, adaptif, dan melayani,” tuturnya disambut gelak tawa peserta.
Seminar menghadirkan narasumber utama Ustad Wijayanto, MA, penceramah nasional yang dinilai memiliki gaya ringan namun sarat pesan kebangsaan dan nilai moral.
Kehadirannya diharapkan memberi penguatan spiritual bagi pembangunan Kabupaten Grobogan.
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya akhlak, integritas, dan keteladanan ASN dalam menjalankan tugas negara serta pelayanan kepada masyarakat. (mun)
Editor : Ali Mustofa