Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ramah dan Informatif! Satlantas Grobogan Bimbing Pemohon SIM Hingga Siap Ujian

Intan Maylani Sabrina • Senin, 17 November 2025 | 13:38 WIB
MELAYANI: Anggota Satlantas Polres Grobogan saat memberikan edukasi ke pemohon.
MELAYANI: Anggota Satlantas Polres Grobogan saat memberikan edukasi ke pemohon.

GROBOGAN- Satlantas Polres Grobogan terus memperbaiki kualitas pelayanan publik, salah satunya melalui program Polantas Menyapa.

Tak hanya melayani, petugas kini aktif memberikan edukasi langsung kepada para pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan cara yang lebih ramah, informatif, dan humanis.

Dalam kegiatan ini, petugas menjelaskan secara runtut seluruh proses pembuatan SIM—mulai dari persyaratan administrasi, alur pendaftaran, jadwal ujian teori dan praktik, hingga hal-hal yang harus diperhatikan sebelum dinyatakan lulus.

Tujuannya jelas, di mana pemohon datang bukan hanya mengurus, tetapi juga benar-benar paham.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP M. Bimo Seno melalui Kanit Regident IPTU Leonardus Alvin menegaskan bahwa edukasi ini bagian dari komitmen peningkatan pelayanan.

“Kami ingin setiap pemohon mendapat informasi yang benar dan mudah dipahami. Pelayanan yang ramah adalah standar kami,” ujarnya.

Tak berhenti di administrasi, petugas juga memberikan pemahaman tentang pentingnya SIM sebagai bukti kompetensi sekaligus legalitas di jalan raya.

Warga diingatkan bahwa memiliki SIM bukan hanya urusan syarat hukum, tetapi juga soal tanggung jawab dan keselamatan.

Materi dasar keselamatan juga dibahas, mulai etika berlalu lintas, rambu jalan, hingga teknik mengemudi yang sering menjadi penentu kelulusan ujian. Edukasi ini membuat pemohon lebih siap dan tidak lagi gugup ketika menghadapi tes.

IPTU Leonardus Alvin menambahkan, pendekatan persuasif harus menjadi budaya dalam pelayanan publik.

“Kami tidak ingin pemohon merasa tertekan. Dengan penyampaian yang santai dan ramah, masyarakat bisa lebih nyaman dan percaya pada pelayanan kepolisian,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, para pemohon terlihat antusias. Mereka secara aktif bertanya tentang materi ujian hingga teknis pengurusan, dan petugas pun memberikan jawaban yang jelas serta mudah dipahami.

Para pemohon, terutama yang baru pertama kali membuat SIM, mengaku edukasi ini sangat membantu karena mengurangi kesalahan saat ujian.

Melalui layanan edukatif ini, Satlantas Polres Grobogan berharap kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas semakin meningkat.

Program Polantas Menyapa juga diharapkan semakin mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat dalam menciptakan jalan raya yang aman dan tertib di Grobogan. (int)

Editor : Ali Mustofa
#satlantas grobogan #grobogan