Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Grobogan Tabur Bunga dan Bacakan Amanat Mensos: Seruan Melanjutkan Perjuangan Para Pahlawan

Sirojul Munir • Senin, 10 November 2025 | 20:42 WIB
TABUR BUNGA – Bupati Grobogan Setyo Hadi melakukan tabur bunga di Makam Taman Pahlawan Purwodadi usai apel pagi di halaman Setda Grobogan, Senin (10/11).
TABUR BUNGA – Bupati Grobogan Setyo Hadi melakukan tabur bunga di Makam Taman Pahlawan Purwodadi usai apel pagi di halaman Setda Grobogan, Senin (10/11).

GROBOGAN – Upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 digelar khidmat di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Grobogan, Senin (10/11).

Bupati Grobogan Setyo Hadi bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia.

Selain itu, usai upacara juga melakukan doa bersama tabur bunga di Makam Taman Pahlawan Purwodadi bersama Forkopinda Grobogan.

Bupati dalam sambutanya menyampaikan, bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen untuk meneladani semangat dan nilai perjuangan para pahlawan bangsa.

”Kita mengenang pahlawan bukan hanya melalui batu nisan, tetapi lewat semangat juang dan keteladanan mereka yang abadi,” ujar Bupati membacakan amanat Mensos.

Dari Surabaya, semangat kepahlawanan yang menggelora pada 10 November 1945 menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Dalam amanat tersebut, disebutkan tiga hal utama yang dapat dipetik dari perjuangan para pahlawan.

Pertama, kesabaran dan keteguhan hati. Para pahlawan menunjukkan keteguhan dalam menuntun ilmu, mengembangkan teknologi, dan menjaga kebersamaan di tengah keterbatasan.

Mereka sabar menghadapi perbedaan dan rintangan perjuangan.

“Kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi dengan keikhlasan dan menempatkan keutamaan bangsa di atas segalanya,” lanjut Bupati.

Kedua, pengabdian tanpa pamrih. Para pahlawan tidak mengincar jabatan atau kekuasaan.

Mereka kembali ke rakyat, mengajar, menanam, dan terus mengabdi. Nilai kepahlawanan terletak bukan pada posisi yang dimiliki, melainkan pada manfaat yang ditinggalkan.

Ketiga, semangat berjuang untuk generasi masa depan. Perjuangan harus menjadi bagian dari ibadah.

Darah dan air mata para pahlawan adalah doa yang tidak pernah padam, menjadi modal besar bagi generasi saat ini untuk melanjutkan cita-cita kemerdekaan.

”Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, tetapi dengan ilmu pengetahuan, pengabdian, dan inovasi. Inilah semangat Asta Cita menuju bangsa yang cerdas, tangguh, dan berdaya,” tegasnya.

Bupati mengajak seluruh peserta upacara untuk bersyukur dan berjanji melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja lebih cerdas, giat, dan tulus.

“Jaga api perjuangan agar tidak padam. Jadikan pahlawan sebagai teladan, dan lanjutkan perjuangan mereka untuk Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya.

Upacara diakhiri dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan doa bersama untuk kejayaan bangsa. (mun)

 

Editor : Ali Mustofa
#Bupati Grobogan Setyo Hadi #hari pahlawan 10 November 2025 #Sugeng Prasetyo #tabur bunga