Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Didominasi Buruh Pabrik, Angka Perceraian di Grobogan Terus Naik

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 29 Oktober 2025 | 01:34 WIB

 

Ilustrasi Perceraian
Ilustrasi Perceraian

PURWODADI - Angka perceraian di Kabupaten Grobogan terus merangkak naik. Data dari Pengadilan Agama (PA) Purwodadi menunjukkan, sebagian besar gugatan datang dari kalangan pekerja buruh pabrik.

Panitera Muda Gugatan PA Purwodadi, Mulyoso, menyebut tren ini sudah berlangsung beberapa tahun terakhir.

“Sebagian besar yang datang memang dari kalangan buruh. Mereka bekerja keras setiap hari, sementara tekanan ekonomi dan kurangnya waktu bersama pasangan sering kali jadi pemicu masalah di rumah tangga,” ujarnya.

Berdasarkan laporan perkara bulan September 2025, PA Purwodadi menerima 409 perkara baru, dan total sejak Januari hingga September sudah mencapai 3.143 kasus. Sebagian besar merupakan cerai gugat, di mana istri menggugat suami terlebih dahulu.

Ia mengungkapkan bahwa faktor ekonomi menjadi penyebab utama perceraian. Banyak istri yang merasa tidak mendapatkan nafkah secara layak dari suami, bahkan ada yang tidak dinafkahi sama sekali karena suaminya menganggur atau tidak memiliki penghasilan tetap.

“Selain faktor ekonomi, persoalan akibat gangguan pihak ketiga masih ramai diajukan, meski sebenarnya tidak terlalu dominan dalam perkara yang ditangani,” ungkapnya.

Meski begitu, PA Purwodadi tetap berupaya melakukan mediasi terlebih dahulu agar rumah tangga bisa dipertahankan.

“Kalau masih bisa damai, tentu kami arahkan untuk rukun. Tapi kalau sudah mentok, ya lanjut ke sidang,” ujarnya.

Mulyoso berharap pasangan muda lebih siap secara mental dan komunikasi sebelum menikah.

“Kerja penting, tapi jangan lupa rumah tangga juga butuh waktu dan perhatian. Jangan sampai rumah tangga tumbang gara-gara lelah cari nafkah,” pungkasnya. (int)

Editor : Mahendra Aditya
#perceraian #grobogan #pa purwodadi