Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kurang dari Satu Jam, Pasar Murah “Wartek Inflasi” Grobogan Langsung Ludes Diserbu Warga

Intan Maylani Sabrina • Selasa, 28 Oktober 2025 | 23:48 WIB
RAMAI: Warung Tekan Inflasi yang dibuka di Pusat Kuliner Purwodadi.
RAMAI: Warung Tekan Inflasi yang dibuka di Pusat Kuliner Purwodadi.

GROBOGAN – Antusiasme warga Purwodadi begitu tinggi saat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan menggelar pasar murah bertajuk Warung Tekan Inflasi (Wartek Inflasi) di kompleks Pusat Kuliner Jetis, Purwodadi, Selasa (28/10/2025).

Dalam waktu kurang dari satu jam, ratusan paket kebutuhan pokok langsung ludes diborong warga. 

Kepala Disperindag Grobogan, Pradana Setyawan, menjelaskan kegiatan yang menggandeng BKK itu merupakan upaya pemkab menekan laju inflasi dan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. 

“Kami menyediakan beras kemasan 5 kilogram seharga Rp 57.500 atau setara Rp 13.500 per kg, gula pasir Rp 15.500 per kg, dan minyak goreng Rp 15.000 per liter. Semua di bawah harga pasaran,” terang pria yang akrab disapa Danis itu.

 Diungkapkan, Disperindag menyiapkan 1,5 ton beras (300 kemasan), 100 kilogram gula pasir, dan 240 liter minyak goreng.

Setiap pembeli cukup menunjukkan KTP dan dibatasi maksimal dua paket per orang. 

Danis menegaskan, pasar murah ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok. 

“Kami memastikan masyarakat bisa berbelanja sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang dianjurkan pemerintah, tanpa khawatir lonjakan harga di pasar,” ujarnya. 

Melihat tingginya minat warga, Disperindag berencana memperluas kegiatan serupa ke wilayah lain.

 “Rencananya bulan November nanti kami gelar dua kali lagi. Kalau permintaan terus meningkat, akan kami kembangkan di beberapa kecamatan,” tambahnya. 

Warga mengaku senang bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga murah. “Alhamdulillah bisa beli beras murah, sangat membantu,” ujar salah warga yang datang sejak pagi agar tidak kehabisan. 

Tak butuh waktu lama, seluruh stok pasar murah pun habis dalam tempo kurang dari satu jam.

Suasana pun sempat ramai karena warga berebut antre demi bisa membawa pulang kebutuhan pokok dengan harga miring. (int) 

Editor : Mahendra Aditya
#grobogan #Warung Tekan Inflasi