GROBOGAN - Landmark kebanggaan warga Grobogan, Tugu Simpang Lima, kini tengah bersolek.
Pemerintah Kabupaten Grobogan mulai mempercantik ikon kota tersebut dengan pemasangan sistem pencahayaan (lighting) animatif yang membuat tampilannya makin hidup dan estetik, terutama di malam hari.
Baru-baru ini, Sekretaris Daerah Grobogan Anang Armunanto menerima paparan progres penataan lighting Tugu Simpang Lima di ruang rapat Sekda.
Ia didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Perhubungan.
Diungkapkan, proyek yang menelan anggaran Rp 900 juta dari APBD Perubahan 2025 ini mulai dikerjakan pada 3 Oktober 2025 dan ditargetkan rampung 16 Desember 2025 atau selama 75 hari kalender.
Hingga hari ke-21, capaian fisik dilaporkan sudah mencapai 11,59 persen, dengan pekerjaan kelistrikan dan jalur akses yang telah selesai.
Kepala DLH Grobogan Mokamat menjelaskan, sistem pencahayaan baru ini menggunakan teknologi LED hemat energi yang diproyeksikan dari berbagai sudut, menampilkan permainan warna dan animasi yang bisa diatur sesuai momen tertentu.
“Pencahayaan ini tidak hanya memperindah, tapi juga bisa menampilkan tema khusus seperti proyeksi merah putih saat Hari Kemerdekaan. Ke depan, bahkan bisa digunakan untuk menampilkan promosi potensi daerah,” jelas Mokamat.
Selain mempercantik tampilan tugu yang berdiri sejak 1975, kawasan sekitarnya juga ditata ulang dengan spot foto dan taman aktif, menciptakan ruang publik yang lebih interaktif dan nyaman bagi warga maupun wisatawan.
Sekda Grobogan Anang Armunanto menambahkan, penataan lighting ini sejalan dengan program “Mbangun Deso Noto Kutho”, yang menjadi bagian dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati untuk memperindah kota serta memperkuat identitas daerah.
“Dengan langkah terencana ini, kami ingin menghadirkan Grobogan yang lebih estetis, ramah, dan hidup. Warga bisa menikmati taman kota yang lebih nyaman dan menumbuhkan rasa bangga terhadap ikon daerahnya,” ujarnya.
Tak hanya soal cahaya, Pemkab Grobogan juga berencana menambah akses penyeberangan menuju kawasan tugu agar masyarakat lebih mudah menjangkau area taman kota dengan aman.
Jika semua rampung sesuai rencana, Tugu Simpang Lima tak sekadar menjadi penanda kota, tapi juga pusat aktivitas dan kebanggaan warga Grobogan di malam hari.
Sebuah ikon lama yang tampil dengan wajah baru, penuh cahaya dan kehidupan. (int)
Editor : Ali Mustofa