Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tak Berkutik! Pelaku Pembacokan Pemuda di Gubug Grobogan Berhasil Dimankan di Rumahnya

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 23 September 2025 | 22:32 WIB
Photo
Photo

GROBOGAN – Polsek Gubug berhasil mengamankan UA, warga Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug sebagai pelaku pembacokan remaja Satrio Adi Saputra, 20, warga setempat pada Minggu malam (21/9). Pelaku diamankan saat berada di rumahnya.

”Saat ini pelaku sudah berhasil kami amankan setelah petugas mendapatkan laporan dari keluarga korban,” kata Kaposlek Gubug AKP Sunaryo.

Kejadian pembacokan terjadi pada pukul 22.00 WIB di rumah korban di Dusun Kuwaron RT 04 RW 07.  

Ketika itu, pelaku UA, warga setempat mendatangi rumah korban bersama lima hingga enam orang. Selanjutnya pelaku mencari keberadaan korban.

Saat korban keluar kamar, UA langsung meminta celurit dari temannya dan mengayunkannya ke arah korban.

Ayunan senjata tajam itu mengenai hidung korban hingga sobek dan mengeluarkan darah.

Melihat anaknya dibacok, ibu korban, Siti Saromah, sempat berusaha melindungi anaknya. Peristiwa tersebut  berlangsung cepat.

Warga yang mendengar teriakan segera berdatangan. Mereka berhasil mengamankan pelaku, sementara teman-teman pelaku melarikan diri.

Korban kemudian dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gubug untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, pelaku diserahkan warga ke Polsek Gubug dan kini ditahan di rutan Polres Grobogan.

”Satu pelaku berhasil kami amankan dan yang lainya masih pengejaran,” ujarnya.

Dari kejadian tersebut  motif penganiayaan diduga karena pelaku tersulut emosi setelah adiknya sebelumnya dipalak oleh korban.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sebuah celurit yang dibuat bacok korban.

”Satu buah celurit kami amankan dari pelaku,” terang dia. (mun)

Editor : Ali Mustofa
#pemuda #pembacokan #polisi #Penganiaan #senjata tajam