Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tujuh Saluran Irigasi di Grobogan Segera Diperbaiki Lewat Program Inpres 2025

Intan Maylani Sabrina • Senin, 8 September 2025 | 22:28 WIB
SOSIALISASI: Sosialiasi Peningkatan dan Rehabilitasi Daerah Irigasi yang berlangsung di Dinas Pupr Grobogan.
SOSIALISASI: Sosialiasi Peningkatan dan Rehabilitasi Daerah Irigasi yang berlangsung di Dinas Pupr Grobogan.

GROBOGAN – Sebanyak tujuh saluran irigasi di Kabupaten Grobogan dipastikan akan mendapatkan perbaikan melalui Instruksi Presiden (Inpres) No 2 Tahun 2025.

Program ini diproyeksikan menelan anggaran sekitar Rp 17,2 miliar dan ditargetkan mampu memperkuat ketahanan pangan di wilayah lumbung beras Jawa Tengah tersebut.

Hal itu terungkap dalam sosialisasi yang digelar di ruang rapat Jembatan Peganjing, lantai 2 kantor DPUPR Kabupaten Grobogan, Senin (8/9).

Kegiatan dihadiri jajaran DPUPR, Kodim 0717/Grobogan, Polres Grobogan, BBWS Pemali Juana, OPD terkait, camat hingga kepala desa.

Kepala DPUPR Kabupaten Grobogan, Ir. Een Endarto, menjelaskan bahwa tujuh saluran irigasi yang akan diperbaiki yakni Daerah Irigasi Ngrumpeng, Sepreh, Ngrejeng, Simo, Butak, Ngenden, serta Kenteng.

Dengan kerusakan yang terjadi di saluran tersebut bervariasi, mulai sedang hingga berat.

“Bidang irigasi telah kami perintahkan menghitung kondisi saluran yang rusak. Proposal sudah kami siapkan ke pusat, lengkap dengan dokumen usulan hingga surat pernyataan terkait area limbah dan akses menuju lokasi kegiatan,” jelas Endarto.

Ia menambahkan, program ini juga sejalan dengan Instruksi Presiden lain terkait peningkatan jalan daerah (IJD).

Menurutnya, rehabilitasi irigasi akan sangat menunjang keberlangsungan lahan sawah dilindungi (LSD) di Grobogan yang luas, sekaligus menjaga peran kabupaten ini sebagai lumbung pangan.

“Kami tetap memberi ruang untuk industri, tetapi Grobogan akan tetap dipertahankan sebagai lumbung pangan,” imbuhnya.

Dukungan juga datang dari Kodim 0717/Grobogan. Pasiter Kapten Inf Muh Jumar menilai program ini sangat penting bagi petani.

“Perbaikan irigasi akan mendukung kinerja petani, meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan. Kami siap mendukung penuh karena hal ini sejalan dengan tugas kami dalam menjaga ketahanan pangan,” tegasnya.

Melalui Inpres No 2 Tahun 2025, pemerintah pusat menginstruksikan daerah mengambil langkah terkoordinasi dalam percepatan pembangunan, rehabilitasi, serta pemeliharaan jaringan irigasi.

Upaya ini mencakup saluran utama hingga perlengkapan seperti pintu air, tanggul, embung, hingga pipanisasi distribusi.

Dengan adanya perbaikan tujuh saluran irigasi ini, ribuan hektare sawah di Grobogan diharapkan lebih terjamin pasokan airnya sehingga target swasembada pangan nasional dapat terwujud. (int)

Editor : Ali Mustofa
#Inpres #grobogan #saluran irigasi