GROBOGAN - Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Grobogan mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat maupun ASN di lingkungan BKPPD.
Kepala BKPPD Grobogan, Padma Saputra, menegaskan saat ini banyak beredar oknum yang menawarkan layanan kepegawaian seperti mutasi, promosi jabatan, hingga kenaikan pangkat dengan meminta sejumlah imbalan. Hal itu didapati melalui pesan WhatsApp.
“Kami pastikan hal itu tidak benar. Seluruh layanan kepegawaian di BKPPD Grobogan tidak dipungut biaya apa pun. Jangan mudah percaya jika ada pihak yang menghubungi dan mengaku dari BKPPD,” ujarnya.
Pesan yang beredar kedapatan mencatut nama dirinya atau pejabat lain, dengan alasan mempercepat urusan kepegawaian seperti mutasi, promosi jabatan, hingga kenaikan pangkat.
“Belakangan ini beredar pesan yang ditujukan ke sekolah-sekolah, mengaku dari BKPPD, bahkan mencantumkan nomor pribadi dan nama saya. Pesan itu jelas penipuan. Semua layanan kepegawaian di BKPPD tidak dipungut biaya dan hanya diproses melalui jalur resmi,” tegas Padma.
Salah satu contoh isi pesan penipu yang beredar berbunyi:
"Sehubungan dengan adanya keperluan penting yang berkaitan dengan urusan kepegawaian dan administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan, kami mohon dengan sangat kepada Bapak/Ibu Kepala SD Negeri 1 Suwatu untuk segera melakukan koordinasi langsung dengan Bapak Padma Saputra, S.Sos., M.M., Kepala BKPPD Kabupaten Grobogan. Nomor kontak: 081220726909.”
Padma menegaskan, pesan semacam itu tidak benar.
“Kami minta ASN untuk tidak percaya, apalagi sampai mengikuti instruksi dari pesan yang tidak resmi. Jika menerima pesan mencurigakan, segera hubungi BKPPD melalui saluran resmi,” ujarnya.
ASN yang memerlukan pelayanan bisa langsung menghubungi admin resmi BKPPD di nomor 0852-2910-1884 atau melalui kanal resmi kami di website maupun media sosial.
Padma juga mengimbau agar ASN segera melapor ke BKPPD apabila menemukan adanya dugaan penipuan.
“Jangan sampai ada ASN yang terjebak. Jika menerima pesan mencurigakan, segera verifikasi ke nomor resmi BKPPD,” tegasnya.
BKPPD Grobogan mengajak seluruh ASN untuk lebih hati-hati dan tidak mudah tergiur janji manis oknum tidak bertanggung jawab.
“Kami berkomitmen menjaga integritas pelayanan, jadi sekali lagi kami tekankan, tidak ada biaya untuk urusan administrasi kepegawaian,” pungkas Padma. (int)
Editor : Mahendra Aditya