Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gerakan Bumil Sehat Perdana di Grobogan Digelar, Dukung Ibu Hamil Lebih Bahagia dan Terhindar dari Stunting

Intan Maylani Sabrina • Selasa, 29 Juli 2025 | 19:04 WIB
MEMPRAKTIKKAN: Dokter spesialis obgyn dr Nathina Finiasana mengajak salah satu peserta ibu hamil dan suaminya mencontohkan olahraga ibu hamil.
MEMPRAKTIKKAN: Dokter spesialis obgyn dr Nathina Finiasana mengajak salah satu peserta ibu hamil dan suaminya mencontohkan olahraga ibu hamil.

GROBOGAN– Upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil dan mencegah stunting terus digencarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan.

Salah satunya melalui kegiatan “Gerakan Bumil Sehat” yang untuk pertama kalinya digelar di Balai Desa Sugihan, Kecamatan Toroh.

Mengusung slogan “Dukung Ibu Hamil Lebih Sehat dan Bahagia”, kegiatan ini menyasar 200 ibu hamil beserta pasangan dari tiga desa, yakni Sugihan, Pilangpayung, dan Katong.

Kepala Dinkes Grobogan dr Djatmiko menjelaskan bahwa program ini digelar demi memastikan bayi yang dilahirkan dalam kondisi sehat dan berkualitas.

Sekaligus sebagai strategi menurunkan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta prevalensi stunting.

“Kegiatan dimulai dengan senam ibu hamil, pemeriksaan kesehatan, makan buah dan minum susu bersama, serta sosialisasi dari dokter spesialis kandungan,” terang dr Djatmiko. 

Pihaknya berharap agar para ibu hamil sehat, bayinya sehat, dan bisa lahir selamat. "Bayi yang dihasilkan juga berkualitas dan terhindar dari stunting," harapnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan kali pertama dilakukan dan akan dilanjutkan ke wilayah lainnya.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan kesehatan, ditambahkan bahwa ibu hamil diwajibkan menjalani pemeriksaan kehamilan (ANC) di puskesmas minimal delapan kali selama masa kehamilan. 

“Satu kali di trimester pertama, dua kali di trimester kedua, dan lima kali pada trimester ketiga. Minimal, ibu hamil bisa bertemu dokter spesialis kebidanan dua kali, yakni pada trimester pertama dan ketiga.”

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) dr Nathina Finiasana yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan sosial ibu selama kehamilan. 

CEK KESEHATAN: Peserta ibu hamil saat dilakukan pengecekan kesehatan.
CEK KESEHATAN: Peserta ibu hamil saat dilakukan pengecekan kesehatan.
 

“Ibu hamil harus rutin memeriksakan diri. Ditimbang berat badannya, diukur lingkar lengan atas, karena jika di bawah 23,5 cm itu indikasi kurang energi kronis (KEK) dan akan berpengaruh pada janin maupun ibunya,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan nutrisi, baik makronutrien seperti karbohidrat dan protein, maupun mikronutrien berupa vitamin dan mineral dari buah serta sayuran. 

“Kalau ingin persalinan normal, ibu juga perlu rutin olahraga sederhana seperti squat dan lainnya. Bisa dilakukan bersama suami setiap harinya,” tambahnya. 

Melalui kegiatan ini, Dinkes Grobogan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan bayi semakin meningkat, sehingga generasi masa depan terhindar dari stunting dan tumbuh dengan optimal. (int)

Editor : Ali Mustofa
#aki #ibu hamil #grobogan #AKB