Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Alhamdulillah! SDN Kecil Karangasem Grobogan Akhirnya Akan Diperbaiki, Fix Dapat Anggaran Rp 600 Juta di 2026

Intan Maylani Sabrina • Minggu, 27 Juli 2025 | 04:06 WIB
DIPERBAIKI: Kondisi bangunan SDN Kecil Karangasem di Dusun Sidorejo Desa Karangasem Kecamatan Wirosari yang akan diperbaiki.
DIPERBAIKI: Kondisi bangunan SDN Kecil Karangasem di Dusun Sidorejo Desa Karangasem Kecamatan Wirosari yang akan diperbaiki.

GROBOGAN - Bangunan SDN Kecil Karangasem yang nemprihatinkan dan berada di tengah hutan Dusun Sidorejo, Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari, akhirnya akan diperbaiki. Sekolah ini akan mendapat anggaran sebesar Rp 600 juta dari APBD 2026.

Kabar baik ini disampaikan oleh Anggota Komisi D DPRD Grobogan, Rizky Bintang Fauzi. Ia mengatakan, bantuan ini akan digunakan untuk membangun satu lokal gedung yang terdiri dari dua ruang kelas, serta melengkapi perlengkapan seperti meja dan kursi.

"Alhamdulillah, SDN Kecil Karangasem dapat bantuan Rp 600 juta untuk pembangunan gedung dan sejumlah sarpras," ujar Bintang.

Bangunan yang akan diperbaiki selama ini digunakan untuk kelas I dan II. Jumlah siswanya memang sedikit, hanya lima anak di kelas I dan enam anak di kelas II. Namun karena kondisi bangunan yang sudah mengkhawatirkan, perbaikan tetap dianggap penting.

Plt Kepala SDN Kecil Karangasem, Sugiri, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia mengatakan, pihak sekolah setiap tahun telah mengusulkan bantuan rehabilitasi gedung, dan baru tahun ini mendapat kepastian.

"Rabu (23/7) saya dipanggil ke Dinas Pendidikan dan diberi kabar bahwa tahun 2026 nanti sekolah kami akan diperbaiki," ungkap Sugiri.

Menurut Sugiri, SDN Kecil Karangasem berdiri sekitar tahun 1994. Sekolah ini didirikan karena anak-anak di Dusun Sidorejo dulu harus berjalan kaki sejauh 4 kilometer untuk sekolah ke SDN 4 Karangasem.

Karena kondisi geografis yang sulit, pada 1994 warga berinisiatif membangun sekolah sendiri di atas tanah milik desa.

Total bangunan hanya tiga lokal. Karena jumlah siswa yang sedikit. Maka dibuat dengan ruang terbatas, satu ruangan disekat untuk dua kelas. 

"Jumlah murid saat ini hanya 28 orang, dari kelas I sampai VI. Meski jumlah siswanya minim, sekolah ini tidak bisa digabung (RED, regrouping) ke sekolah lain karena lokasinya jauh dari pusat desa dan akses yang sulit," ujarnya.

KBM: Kegiatan Belajar Mengajar di SDN Kecil Karangasem.
KBM: Kegiatan Belajar Mengajar di SDN Kecil Karangasem.

Meski serba terbatas, guru dan siswa tetap semangat. Satu guru bisa mengajar dua kelas sekaligus. Satu kelas kadang hanya diisi tiga anak. Tapi sekolah ini tetap berdiri, tetap menjadi tempat anak-anak belajar, bermain, dan bercita-cita.

Selama masih ada anak-anak yang ingin belajar dan guru yang mau mengajar, SDN Kecil Karangasem akan tetap hidup. Sekolah kecil di tengah hutan ini tetap jadi cahaya bagi masa depan mereka. (int)

Editor : Mahendra Aditya
#SDN KECIL KARANGASEM GROBOGAN #grobogan