GROBOGAN – Pemerintah pusat melalui kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah menggulirkan program nasional penyediaan tiga juta unit rumah subsidi dalam lima tahun ke depan.
Program ini menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk aparatur sipil negara (ASN) golongan III ke bawah, serta anggota TNI dan Polri.
Sebagai bagian dari implementasi awal, pemerintah pusat mengalokasikan 350 unit rumah subsidi di bawah skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk ASN, TNI, dan Polri di sejumlah daerah.
Kabupaten Grobogan menjadi salah satu wilayah yang ditunjuk untuk mendukung program ini.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Grobogan Endang Sulistyoningsih melalui Kabid Perumahan Upik Farida Surya Dona mengatakan, Pemkab Grobogan menyatakan komitmennya melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Selanjutnya pemerintah pusat meminta pemerintah daerah atau pihak pengembang untuk menyiapkan lahan yang sesuai dengan rencana tata ruang.
Proses identifikasi lokasi kini masih dalam tahap koordinasi lintas sektor.
“Terkait penyediaan lahan, ini masih dibahas. Apakah nanti pemkab yang menyediakan atau justru pihak pengembang. Kami siap berkoordinasi sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Upik.
Berdasarkan data tata ruang, Kabupaten Grobogan memiliki cadangan lahan seluas 3.491,8 hektare yang berada dalam zona perumahan dan permukiman.
Lahan ini tersebar di beberapa kecamatan dan dinilai cukup strategis untuk mendukung realisasi pembangunan hunian subsidi.
Di sisi penerima manfaat, jumlah ASN yang termasuk dalam kategori MBR di Kabupaten Grobogan mencapai 8.679 orang, terdiri dari 2.910 PNS dan 5.769 PPPK.
Mereka merupakan bagian dari kelompok penghasilan di bawah Rp 10 juta per bulan, sesuai dengan syarat penerima program FLPP.
Program FLPP ini menetapkan spesifikasi rumah subsidi dengan luas tanah 60 meter persegi dan bangunan tipe 36.
Selain menjawab kebutuhan hunian layak bagi ASN, program ini juga diharapkan mendorong pengurangan backlog menumpang yang masih 47.722 unit.
"Angka ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan penyediaan hunian layak bagi masyarakat," imbuhnya.
Dengan dukungan pemerintah daerah serta ketersediaan lahan dan calon penerima manfaat yang cukup besar, Kabupaten Grobogan dinilai siap mengambil peran penting dalam menyukseskan program perumahan nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo. (Intan Maylani)
Editor : Mahendra Aditya