Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pendaftar SPMB di SMP N 1 Purwodadi Capai 700 Calon Siswa, Hanya Segini yang Diterima

Redaksi Radar Kudus • Kamis, 26 Juni 2025 | 23:59 WIB

 

BANYAK PEMINATNYA – SMP N 1 Purwodadi menjadi sekolah dengan pendaftar terbanyak di SPMB tahun 2025 dengan jumlah pendaftar capai 700 pendaftar.
BANYAK PEMINATNYA – SMP N 1 Purwodadi menjadi sekolah dengan pendaftar terbanyak di SPMB tahun 2025 dengan jumlah pendaftar capai 700 pendaftar.

GROBOGAN – Antusias calon siwa di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP N 1 Purwodadi  di Tahun 2025/2026 sangat tigggi.

SMP yang terletak di Jalan Siswomiharjo jumah calon siswa yang mendaftar sampai hari terakhir pendaftaran, Kamis (26/6) pendaftar.

Padahal SMP tersebut hanya menampung 352 siswa baru. Pendaftaran siswa baru tersebut dilakukan secara terbuka dengan siswa secara online daring tanpa lakukan aktifitas fisik datag ke sekolah.

Ketua Panitia SPMB SMPN 1 Purwodadi, Mujiono mengatakan, pendaftaran SPMB dimulai pada 23 Juni 2025 pukul 08.00 WIB dan ditutup pada 26 Juni 2025 pukul 12.00 WIB. Sedangkan untuk pengumuman hasil seleksi dihari akhir pendaftaran.

”Siapa calon siswa yang lulus kami umumkan pukul 15.00 WIB (kemarin Red). Peserta yang dinyatakan diterima wajib melakukan daftar ulang pada 2, 3, dan 4 Juli mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB,” kata Mujiyono.

Dia menjelaskan, calon peserta siswa yang tidak melakukan daftar ulang sesuai jadwal akan dianggap gugur haknya sebagai siswa baru. Sebab, kursi yang tersedia tidak kosong dan bisa segera diisi oleh peserta cadangan.

Dari jumlah 352 siswa yang diterima tersebut dibagi menjadi 11 rombongan belajar (rombel). Kuota tersebut terbagi dalam beberapa jalur penerimaan.

Diantaranya jalur domisili sebanyak 40 persen atau 141 siswa, jalur afirmasi 20 persen atau 70 siswa, jalur prestasi 34 persen atau 124 siswa, dan jalur mutasi 5 persen atau 17 siswa.

”Dari total 700 pendaftar, sebanyak 295 siswa memilih jalur prestasi, 278 melalui jalur domisili, 110 melalui jalur afirmasi, dan 17 melalui jalur mutasi. Dengan demikian, sebagian besar pendaftar harus rela tersingkir karena terbatasnya kuota,” terang dia.

Sementara untuk penetapan wilayah zonasi untuk jalur domisili mengacu pada jarak terdekat dari sekolah, meliputi desa dan kelurahan seperti Purwodadi (1,5 km), Karanganyar (1,7 km), Kuripan (2,25 km), Kalongan (2,7 km), Getasrejo (2,8 km), Danyang (2,9 km), Kedungrejo (3,3 km), Jangkungharjo (4,4 km), Ngraji (4,5 km), Menduran (5,2 km), Krangganharjo (5,3 km), Temon (5,4 km), Ngembak (5,4 km), Kandangan (5,6 km), Sedadi (5,8 km), Genuksuran (5,8 km), Putat (5,9 km), Ngabenrejo (6,1 km), Depok (6,5 km), dan Cingkrong (6,6 km).

”Penerimaan siswa baru ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan PPDB kali ini dilakukan sepenuhnya secara daring. Tidak ada kerumunan atau antrean di sekolah,” tambahnya.

Saat masa pendaftaran siswa baru tidak ada calon siswa datang dan pulang ke SMP N 1 Purwodadi. Mereka melakukan semua administrasi pendaftaran lewat online. Bahkan soal penilaian jalur prestasi juga dilihat langsung prestasi apa yang didapat mulai tingkat Kabupaten, Provinsi sampai tingkat nasional.

”Ini juga sebagai bentuk adaptasi terhadap sistem digital. Untuk hari pertama masuk sekolah bagi siswa baru dijadwalkan pada 14 Juli 2025,” tandasnya.

Sementara itu, bagi peserta yang tidak lolos seleksi, mayoritas langsung mencabut berkas dan melanjutkan pencarian ke sekolah lain. (mun)

Editor : Mahendra Aditya
#grobogan #purwodadi #spmb grobogan #spmb #SPMB 2025