Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tanggul Kali Buangan di Rowosari Grobogan Jebol, Persawahan Tergenang

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 18 Juni 2025 | 20:58 WIB
JEBOL: Tanggul KB-1 di Desa Rowosari Kecamatan Gubug jebol.
JEBOL: Tanggul KB-1 di Desa Rowosari Kecamatan Gubug jebol.

GROBOGAN – Tanggul Kali Buangan (KB-1) yang membentang di wilayah Desa Rowosari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, jebol pada Rabu (18/6) pagi.

Jebolan terjadi di salah satu sisi tanggul dengan panjang sekitar 10 meter, menyebabkan aliran air sungai meluap dan menggenangi area persawahan warga.

Meski aliran air cukup deras dan sempat mengkhawatirkan warga sekitar, permukiman di desa tersebut dipastikan tetap aman. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan, Wahju Tri Darmawanto, menyatakan bahwa genangan hanya terjadi di lahan pertanian, tanpa menjangkau rumah-rumah warga.

“Tidak ada genangan yang signifikan di permukiman. Tidak ada yang masuk ke rumah warga,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sebagai langkah cepat, BPBD Grobogan langsung menjalin koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

Dari hasil koordinasi tersebut, alat berat telah dikerahkan ke lokasi tanggul jebol untuk mempercepat proses perbaikan. 

Menurut Wahju, satu unit ekskavator saat ini sudah berada di dekat titik kerusakan dan siap digunakan untuk penanganan darurat.

"Letak tanggul yang jebol diketahui cukup dekat dengan jalur rel kereta api yang melintas di kawasan tersebut. Namun sampai saat ini kami belum menerima laporan adanya gangguan terhadap operasional perjalanan kereta api," imbuhnya.

Petugas lapangan dari berbagai instansi terkait juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan yang membahayakan keselamatan.

Pemerintah daerah dan BBWS menargetkan penutupan tanggul dapat diselesaikan dalam waktu dua hari.

Hal ini dilakukan untuk mencegah meluasnya genangan ke area pertanian yang lebih luas serta memastikan aktivitas pertanian warga tidak terganggu lebih lama.

Sejumlah petani di sekitar lokasi berharap proses penanganan berlangsung cepat agar air segera surut dan lahan mereka bisa kembali ditanami. (int)

Editor : Ali Mustofa
#banjir bandang #Rowosari #grobogan #jebol #permukiman