GROBOGAN – 'Gombloh' sapi limosin kurban sumbangan Presiden Prabowo Subianto untuk wilayah Grobogan akhirnya disembelih di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Getasrejo Kecamatan Grobogan. Penyembelihan berlangsung lancar tanpa kendala.
Sebelum disembelih, Gombloh lebih dulu diperiksa kesehatan sebelumnya oleh tim Puskeswas Gabus.
Meski sempat mengalami penurunan berat dari 950 kilogram menjadi 928 kilogram, kondisi Gombloh cukup sehat dan layak untuk dikonsumsi.
Kemudian selepas salat Ied, Gombloh akhirnya datang dari Desa Keyongan Kecamatan Gabus untuk diserahkan ke Yayasan Masjid Baitul Makmur Alun-Alun Purwodadi pada Jumat (6/6) Pagi.
Penyerahkan dilaksanakan oleh Bupati Grobogan Setyo Hadi. Selain sapi dari Presiden RI, diserahkan pula satu sapi kurban dari Bupati Setyo Hadi ke pengurus Masjid Baitul Makmur.
Keduanya selanjutnya dibawa menggunakan truk ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Getasrejo, Grobogan.
Kepala RPH Getasrejo Wahyudi menjelaskan, sapi itu awalnya berada di Desa Keyongan, Kecamatan Gabus. Kemudian pada Kamis (5/6/2025) tadi malam, sapi itu dikirim ke Masjid Baitul Makmur.
Berikutnya, pada Jumat pagi tadi, sapi dibawa ke RPH Getasrejo untuk dilakukan pemotongan bersama sekitar 30 sapi lain.
"Kami ucapkan terima kasih sudah dipercaya menjadi lokasi pemotongan sapi dari Pak Prabowo. Pemotongan berlangsung lancar, tadi ada 4 sampai 5 orang yang menjagal," ujar dia.
Ditambahkannya, selain dibagikan untuk warga sekitar masjid Alun-Alun Purwodadi, warga sekitar RPH juga mendapatkan jatah. Ia pun berharap setiap tahun ada sapi kurban dari Presiden ke Grobogan.
Wahyudi menerangkan, sapi tersebut sebelumnya sudah dipastikan kesehatannya. Sehingga dagingnya benar-benar aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Meski begitu, di Kabupaten Grobogan penyembilahan hewan kurban pelaksanaannya beragam. Ada yang langsung setelah salat Iduladha, ada juga yang dilakukan keesokannya atau pada Sabtu (7/6).
Salah satu petugas hewan Disnakkan, Tamara Linawati menambahkan, pada Jumat (6/6) baru bisa menyambangi tiga titik lokasi penyembelihan.
"Tadi belum nemu apapun, cacing juga tidak, nodul juga tidak. Kebetulan di Alun-Alun juga bagus kondisinya. Kemudian juga tidak ada sapi mengamuk saat disembelih karena sudah pakai handling pakai teknik khusus," imbuhnya. (int)
Editor : Mahendra Aditya