GROBOGAN - Seorang anak perempuan berusia 7 tahun berinisial SM, warga Desa Dimoro Kecamatan Toroh ditemukan meninggal dunia di tepi Sungai Serang pada Senin (2/6) sekitar pukul 13.00 WIB.
Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan tubuh tertutup lumpur, dalam posisi terlentang di pinggir sungai.
Diketahui, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu malam (1/6) sekitar pukul 19.00 WIB. Berdasarkan keterangan ibu korban, Ayu Kusrini, anaknya sempat meminta uang sebesar Rp 2 ribu untuk membeli mie gelas.
Setelah diberikan uang, korban keluar rumah dan tidak kembali. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian bersama warga setempat namun tidak menemukan keberadaan korban.
Penemuan jasad korban bermula saat seorang warga, Imam Hidayatullah, sedang mencari ikan menggunakan alat setrum di Sungai Serang.
Ia melihat sesosok tubuh anak kecil di tepi sungai dalam kondisi tertelungkup dan segera melaporkannya kepada warga lainnya, termasuk ibu korban. Setelah dicek lebih lanjut, jenazah tersebut ternyata adalah SM, anak yang dilaporkan hilang sehari sebelumnya.
Kapolsek Toroh, AKP Abdul Kadir, membenarkan adanya laporan penemuan jenazah anak di wilayah hukumnya.
"Setelah menerima laporan, anggota kami bersama Tim Inafis Polres Grobogan dan tim medis dari Puskesmas Toroh langsung menuju lokasi. Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban terpeleset dan tenggelam karena tidak bisa berenang," jelas AKP Abdul Kadir.
Ia menambahkan bahwa pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak.
Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di wilayah yang dekat dengan perairan seperti sungai atau irigasi.
Peristiwa ini menambah catatan penting terkait keselamatan anak di lingkungan sekitar. Diharapkan kasus serupa tidak terulang kembali. (int)
Editor : Mahendra Aditya