GROBOGAN - PT KAI Daop 4 Semarang memberikan apresiasi kepada pelanggan dengan menghadirkan program Tarif Khusus untuk perjalanan kereta api jarak jauh.
Melalui program ini, masyarakat Grobogan dapat membeli tiket dengan harga yang lebih terjangkau, mulai dari dua jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud terima kasih KAI kepada pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada transportasi kereta api.
“Kami menyadari bahwa fleksibilitas dan keterjangkauan menjadi dua hal penting dalam memilih moda transportasi. Tarif khusus ini merupakan bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan yang telah menjadikan kereta api sebagai pilihan utama,” ungkapnya.
Program tarif khusus ini berlaku untuk sejumlah rute di wilayah Daop 4 Semarang, di antaranya: relasi Semarang–Surabaya (PP), Cepu–Surabaya (PP), Semarang–Tegal (PP), Semarang–Cirebon (PP).
Pemalang–Cirebon (PP), Semarang–Madiun (PP), Semarang–Weleri (PP), Tegal–Brebes (PP), Cepu–Yogyakarta (PP), Gambringan–Solo (PP), dan Pemalang–Pegaden Baru (PP).
Pembelian tiket tarif khusus dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, hingga pembelian secara langsung di loket stasiun.
Khususnya saat kurang dari satu jam sebelum keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia.
Adapun daftar kereta api yang melayani tarif khusus ini meliputi KA: Argo Sindoro, Argo Muria, Argo Merbabu, Argo Bromo Anggrek, Sembrani, Brawijaya, Harina, Jayabaya, Gumarang, Ciremai, Menoreh.
Kertajaya, Tawang Jaya, Tawang Jaya Premium, Gunungjati, Blambangan Ekspres, Sancaka Utara, Dharmawangsa, Majapahit, Brantas, Matarmaja, serta KA Kaligung.
Tarif khusus tersebut untuk kelas Eksekutif diberikan mulai dari harga Rp 35 ribu sampai dengan Rp 335 ribu.
Sedangkan kelas Bisnis mulai dari Rp 125 ribu sampai dengan Rp 210 ribu dan kelas Ekonomi mulai dari Rp 25 ribu sampai dengan Rp 135 ribu.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya KAI untuk mengoptimalkan okupansi tempat duduk dan memperluas aksesibilitas masyarakat terhadap layanan kereta api.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Selain hemat, perjalanan dengan kereta api tetap nyaman, aman, dan tepat waktu,” tutup Franoto. (int)
Editor : Ali Mustofa