GROBOGAN – Pabrik seluas 20 hektare di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan ditarget beroperasi pada akhir tahun ini.
Pabrik yang rencananya akan memproduksi pohon Natal serta produk lain itu diperuntukkan untuk investor asal Tiongkok.
Kabar kepastian Pembangunan pabrik ini dibenarkan Kepala Bappeda Grobogan Afi Wildani.
Menurutnya, ada dua anak perusahaan di bawah naungan PT Polygroup tersebut disebut ingin membangun pabrik dengan cepat.
”Beberapa waktu lalu, mereka menargetkan akhir tahun ini bisa langsung beroperasi. Mereka ingin memecahkan rekor pembangunan tercepat, sebagaimana pada saat membangun di kawasan industri Kendal,” ujarnya.
Menurut Afi, Pemkab Grobogan menyambut baik rencana pembangunan pabrik oleh investor asal Tiongkok itu.
Bahkan, adanya pabrik tersebut disebut-sebut mampu menampung belasan ribu pekerja.
Afi mengungkapkan, anggaran sekitar Rp 3 triliun akan digelontorkan untuk membangun pabrik itu. Dana sebesar itu rencananya akan dipakai untuk konstruksi.
”Nilai sekitar Rp 3 T itu untuk pembangunan konstruksi dan peralatan atau mesinnya, di luar nilai lahannya,” ujarnya.
Dia menambahkan, pabrik itu rencananya akan memproduksi pohon Natal serta produk lain seperti kolam renang portable, lampu LED, hingga porduk dekorasi rumah lainnya.
Menurutnya, saat ini HGB lahan tersebut adalah milik PT Azam Laksana Intan Buana (ALIB).
"Dia jual lahan 82 hektare, sudah laku 20 hektare. Itu yang dimasuki Polygrup," jelasnya.
Sedangkan Dirut PT ALIB Didik Prawoto menambahkan, rencananya dalam waktu dekat di lokasi tersebut akan dilakukan groudbreaking atau peletakan batu pertama.
"Kalau dari PT Polygroup harapannya ada dua sesi pembangunan. Sesi pertama dibangun PT Harmoni Cahaya Indonesia (anak perusahaan Polygroup) seluas 5 hektare. Nantinya untuk ekspor ke Eropa," ujarnya.
Serta disusul pendirian pabrik PT Nortex Berkat Indonesia seluas 15 hektare untuk ekspor ke Amerika. Dengan target operasional Maret tahun depan. (int)
Editor : Ali Mustofa