GROBOGAN — Satreskrim Porles Grobogan berhasil mengungkap kasus pencurian pemberatan yang dialami Kepala SDN 2 Penawangan, Budiyono.
Pria tersebut mendapatkan kekerasan pada tersangka pencurian VR, 21 warga Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan.
Akibat kejadian tersebut korban mendapatkan lima jahitan di bagian kepala setelah dihajar maling yang beraksi di SDN 2 Penawangan.
Kejadian tersebut terjadi Senin (14/4/2025)sekira pukul 04.30 WIB. Saat itu, korban bermaksud mematikan lampu sekolah.
Budiyono selaku kepala SDN 2 Penawangan mengatakan, saat kejadian dirinya sedang bersepeda pagi. Jarak rumah dengan sekolah hanya butuh waktu tiga menit.
Saat sampai di sekolah, Budiyono bermaksud mematikan lampu sekolah. Namun di saat itu dia melihat kaca ruang guru pecah.
Ketika dicek, korban melihat pelaku berinisial VR. Korban langsung bertanya, ”Siapa itu,” pelaku yang panik langsung balik kanan dan menghajar korban.
Karena panik, tersangka kemudian memukul korban menggunakan gegep besi dengan memukul korban beberapa kali hingga mengenai kepala.
Pukulan tersebut dibalas korban menggunakan tangan kosong.
Namun pelaku menurut Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agung Joko Haryono tetap memukul korban menggunakan gegep besi.
Aksinya berhenti ketika korban berteriak meminta tolong. Pelaku langsung kabur meninggalkan barang bukti sandal, helm.
Sementara korban dengan berlumuran darah mendatangi klinik terdekat guna mendapat perawatan.
”Pelaku masuk ke lingkungan sekolah dengan melompati pagar SDN 2 Penawangan. Kemudian masuk ke ruang guru dengan memecah kaca dan mengambil sejumlah uang,” kata Kasatreskrim AKP Agung Joko Haryono.
Kejadian tersebut terekam CCTV yang dipasang di lingkungan SDN 2 Penawangan termasuk saat memukul korban.
Rekaman CCTV tersebut diperlihatkan saat press rilis, Rabu (23/4/).
Berdasar rekaman CCTV tersebut, anggota Sat Reskrim Polres Grobogan kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.
Barang bukti dalam peristiwa itu, helm, sandal, kaos ada bercak darah dan gegep besi. (mun)
Editor : Ali Mustofa