GROBOGAN - UPT Kemensos RI Sentra Margolaras Pati dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Grobogan menjalin kerjasama dalam penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) 2025.
Bantuan ini khusus bagi penyandang disabilitas kurang mampu di Kabupaten Grobogan.
Kepala Dinsos Grobogan Indri Agus Velawati mengatakan sebanyak 131 penyandang disabilitas kurang mampu yang mendapatkan bantuan tersebut harus terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Bantuan yang disalurkan beraneka ragam, mulai dari bantuan ternak kambing dan ayam beserta kandang.
Kemudian peralatan penunjang kewirausahaan seperti warung kopi hingga alat bantu dengar, kursi roda, peralatan sekolah serta sembako.
"Adanya bantuan ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Kabupaten Grobogan. Sekaligus meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas. Dengan bantuan ini, penyandang disabilitas dapat memenuhi kebutuhan keluarganya dan meningkatkan kepercayaan diri," ujar Indri.
Indri pun berharap para penyandang disabilitas ini memiliki semangat untuk melanjutkan hidup. Dengan kerjasama ini, diharapkan mereka merasa lebih dihargai dan didukung dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
"Buktikan kalian mampu dan semangat. Bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Keterbatasan fisik bukanlah halangan. Bersyukur walau dengan keterbatasan, kami mampu. Jangan lagi ada orang yang menilai sebelah mata," ucap Kepala Dinsos Grobogan ini.
Menurutnya, saat ini masih ada 4.900 penyandang disabilitas di Kabupaten Grobogan.
"Kali ini baru 131 penerima manfaat. Nanti bertahap kami usulkan bantuan. Kami harapkan semua bisa terbantu," imbuhnya.
Selain itu, penyaluran bantuan ini ditarget rampung dalam sehari.
"Karena lokasinya sempit maka penyaluran bertahap sampai nanti sore. Selain menerima bantuan tersebut, penerima manfaat juga mendapatkan uang transport saat diundang untuk kegiatan penyaluran ini," imbuhnya.
Sedangkan, salah satu penerima bantuan Siti Magfirotun Nurul Hidayah.
Seorang anak berusia 3,5 tahun yang hidup dengan disabilitas sejak kecil. Pihaknya menerima bantuan kursi roda.
"Kami mengajukan bantuan kursi roda. Dengan adanya bantuan kursi roda. Anak kami mudah-mudahan nyaman dan meringankan kami dalam kesehariannya," ujar Kiswanto, ayahnya.
Selain itu, Wartiji, 35 warga Desa Ngembak Kecamatan Purwodadi yang mendapatkan bantuan peralatan penunjang kewirausahaan.
"Alhamdulillah dapat bantuan alat penunjang warung kopi. Di tengah keterbatasan, selama tiga tahun ini saya sudah berjualan warung kopi. Adanya bantuan ini harapannya warung bisa semakin berkembang," ujarnya. (Int)
Editor : Ali Mustofa