GROBOGAN – Selama masa angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April, tercatat sebanyak 68.173 penumpang naik dan turun di berbagai stasiun wilayah Kabupaten Grobogan.
Jumlah tertinggi tercatat di Stasiun Ngrombo dengan total 42.618 penumpang.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa wilayah Grobogan menjadi salah satu tujuan favorit rute jarak pendek bagi para pemudik lokal di wilayah Daop 4 Semarang.
“Di Stasiun Ngrombo tercatat menaikkan dan menurunkan sebanyak 42.618 penumpang.
Rinciannya, 19.924 penumpang naik dan 22.694 penumpang turun. Jumlah ini menjadi yang tertinggi di Kabupaten Grobogan,” jelas Franoto.
Stasiun lainnya di wilayah Grobogan dengan jumlah penumpang cukup tinggi antara lain:
-
Stasiun Kradenan: 8.936 penumpang
-
Stasiun Gundih: 7.069 penumpang
-
Stasiun Karangjati: 2.415 penumpang
-
Stasiun Gubug: 2.250 penumpang
-
Stasiun Sedadi: 2.179 penumpang
-
Stasiun Kedungjati: 1.948 penumpang
-
Stasiun Gambringan: 446 penumpang
Stasiun dengan jumlah penumpang paling sedikit adalah Stasiun Jambon, dengan total 313 penumpang.
"Kabupaten Grobogan juga menjadi salah satu tujuan rute jarak pendek favorit pemudik lokal selama masa angkutan Lebaran, selain Semarang–Pekalongan–Tegal–Purwokerto PP dan Semarang–Grobogan–Blora PP," ujar Franoto.
Ia menambahkan, hingga saat ini masih terdapat selisih antara jumlah penumpang berangkat dan jumlah penumpang tiba.
“Masih ada selisih, karena yang berangkat lebih banyak. Kedatangannya nanti kami harapkan juga menggunakan transportasi kereta api,” imbuhnya.
Franoto juga menyebutkan bahwa PT KAI Daop 4 Semarang mencatat total 1.094.918 penumpang selama masa angkutan Lebaran tahun ini, atau rata-rata 49.769 penumpang per hari.
Editor : Mahendra Aditya“Jika dibandingkan dengan masa angkutan Lebaran 2024, terjadi kenaikan sebesar 4 persen. Tahun lalu tercatat melayani 1.046.435 penumpang,” jelasnya. (Int)