Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kabar Baik, Akses Jalan di Baturagung Grobogan yang Terputus Imbas Jebolnya Sungai Tuntang Ditarget Rampung sebelum Lebaran

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 26 Maret 2025 | 22:11 WIB

 

DIKEBUT: PUPR Grobogan saat melakukan pengurukan di jalan Dusun Mintreng Desa Baturagung Kecamatan Gubug.
DIKEBUT: PUPR Grobogan saat melakukan pengurukan di jalan Dusun Mintreng Desa Baturagung Kecamatan Gubug.

 

GROBOGAN - Sempat terputus akibat jebolnya tanggul sungai Tuntang, kini Dinas PUPR mengebut pengurukan akses jalan penghubung Dusun Mintreng dan Dusun Lanjaran Desa Baturagung, Kecamatan Gubug.

Jalan tersebut ditarget tersambung sebelum Lebaran. Di lokasi, sejumlah alat berat milik PUPR dikerahkan di lokasi.

Mereka mengurug jalan menggunakan material batu cadas. Sejumlah pekerja juga sedang membentangkan tali tambang berwarna kuning sebagai batas bahu jalan baik di sisi kanan maupun kiri jalan.

Diketahui, cekungan akibat jebolan tanggul tersebut selebar 20-30 meter dengan badan jalan.

Sedangkan estimasi kebutuhan urugan yakni sekitar 1.060 meter kubik tanah.

Kepala BPBD Grobogan Wahju Tri Darmawanto mengatakan, penyambungan badan Jalan Baturagung-Ringinkidul ditargetkan selesai 30 Maret 2025 atau sebelum Lebaran.

“Untuk pengurugan pada bagian bawah di urug menggunakan timbunan pilihan. Sedangkan untuk bagian atas (badan jalan) diurug memakai telvot atau makadam (batu putih),” ungkapnya.

Selain akses jalan, BBWS Pemali Juana turut mengebut pengerjaan pemerataan tanah di bantaran sungai (pertemuan antara Sungai Tuntang dan tanggul utama) yang sudah dikerjakan sejak 16 Maret yang lalu.

Progres perbaikan tanggul terpantau masih dalam proses pemasangan pancang glugu dan bambu.

Dua alat berat nampak sedang bekerja membangun lantai kerja dengan melakukan pemadatan tanah. Satu alat berat mengerjakan penebalan tanggul.

Disisi lain, sekitar enam alat berat juga masih mengerjakan pemerataan material tanah dibantaran sungai.

Nantinya, tanggul dibuat lurus dengan diperkuat pancang glugu dan bambu disisi dalam dan sisi luar.

Pancang glugu dan bambu itu di pasang berjajar disepanjang jebolanya di sekitar 50-80 meter.

PPPK Opsda 4 BBWS Pemali Juana Heri Santoso mengungkapkan saat ini dilakukan pemasangan 100 pancang glugu dan 200 pancang bambu.

“Start pengerjaan 23 Maret 2025, proses pemasangan pancang glugu dan bambu diperkirakan memakan waktu dua hari,” ungkapnya. (int/ali)

Editor : Ali Mustofa
#akses jalan #lebaran #grobogan #sungai tuntang #dinas pupr #BBWS Pemali Juana