GROBOGAN – Banjir di Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Grobogan, statusnya naik dari siaga darurat menjadi tanggap darurat selama 14 hari.
Sekda Anang Armunanto menyatakan, dari rangkaian kronologis kejadian, dampak yang ditimbulkan dari banjir akibat tanggul jebol di Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, maka perlu urgensi peningkatan status darurat.
”Setelah mempertimbangkan situasi di lapangan, forum menyepakati peningkatan status. Ini untuk mempercepat langkah penanganan,” kata Anang Armunanto.
Peningkatan status ini memungkinkan pemerintah dan pihak terkait mengoptimalkan sumber daya dalam penanganan bencana.
Termasuk evakuasi, distribusi bantuan, serta mobilisasi tenaga dan peralatan yang diperlukan.
Rapat peningkatan status itu dihadiri Bupati Grobogan Setyo Hadi didampingi Wakil Bupati Sugeng Prasetyo, ketua DPRD Grobogan, dandim 0717/Grobogan, kapolres Grobogan, sekda Grobogan, kalaksa BPBD Grobogan, BPBD Provinsi Jawa Tengah, serta perangkat daerah terkait di ruang rapat Wakil Bupati Grobogan.
Kepala BPBD Grobogan Wahyu Tri Darmawanto menambahkan, bencana banjir di Kabupaten Grobogan berdampak 4.606 KK. Tersebar di 23 desa di enam kecamatan.
Banjir tersebut juga mengakibatkan dua titik tanggul jebol di Sungai Tuntang, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug; dan Sungai Kliteh, Kecamatan Tegowanu.
”Banjir ini menjadikan 250 warga Desa Ringinkidul dan 30 warga Desa Baturagung mengungsi,” kata Wahyu Tri Darmawanto.
Warga Desa Ringinkidul yang mengungsi ini rinciannya 60 warga di Gereja, 90 warga di Masjid, dan 100 warga lainya berada di rumah penduduk atau saudaranya.
Sedangkan pengungsi di Baturagung ditempatkan di kantor balai desa setempat.
”Untuk tanggul jebol di Desa Baturagung jebolan tanggul belum bisa ditangani. Masih menggenangi jalan dan perumahan,” ujarnya.
Banjir yang terjadi Kecamatan Toroh di Desa Boloh. Kecamatan Purwodadi di tiga desa yaitu, Kelurahan Purwodadi, Kalongan, dan Desa Karanganyar.
Sementara Kecamatan Kedungjati di Desa Kedungjati, Desa Kedungjati, Klitikan, Panimbo, Kentengsari, Padas , Deras, Ngombak, Wates, Jumo, Kalimaro, dan Karanglangu.
Sementara Kecamatan Tawangharjo ada di Desa Jono. (mun)
Editor : Ali Mustofa