Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kabar Baik, Rel Jalur Selatan Stasiun Gambringan-Gundih Grobogan Akan Diaktifkan Lagi, Ini Jadwalnya

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 15 Januari 2025 | 22:35 WIB

 

DITINGKATKAN: Petugas KAI Daop 4 Semarang saat melakukan peningkatan dan pemeriksaan prasarana di Jalur Kereta Api Gundih-Gambringan.
DITINGKATKAN: Petugas KAI Daop 4 Semarang saat melakukan peningkatan dan pemeriksaan prasarana di Jalur Kereta Api Gundih-Gambringan.

GROBOGAN - Dengan diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) per 1 Februari 2025.

Jalur kereta api antara Stasiun Gundih-Gambringan Kabupaten Grobogan sepanjang 10 kilometer akan kembali aktif.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menjelaskan Jalur KA Gambringan-Gundih ini diketahui sejak Maret 2020 tidak aktif dilalui.

Baik KA penumpang maupun KA barang.

Dengan kembali dilalui, petugas Prasarana KAI mulai melakukan persiapan dengan melakukan upaya peningkatan prasarana jalur.

Hal ini mencakup perbaikan geometri jalan rel, perbaikan fasilitas di stasiun, serta pemeriksaan rutin untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

Nantinya, KA yang melintas di jalur tersebut hanya bisa dengan kecepatan maksimal 40 Km/jam.

Kondisi tersebut karena adanya beberapa faktor risiko seperti longsor.

Diketahui, dalam pemeriksaan rutin pada lintas tersebut, petugas secara konsisten melaksanakan pengecekan jalur mulai dari kondisi rel, bantalan, tubuh baan, perlintasan sebidang serta pemeriksaan kondisi drainase yang ada pada sepanjang jalur KA.

Untuk memastikan keandalan pada jalur Gundih-Gambringan, Manajemen KAI Daop 4 Semarang juga telah melaksanakan pemeriksaan bersama dengan berjalan kaki pada Rabu, (15/1).

Dalam pemeriksaan bersama tersebut, jajaran memeriksa langsung keandalan pada jalur rel sepanjang 10 km, dengan memeriksa kondisi stasiun, persinyalan, jalur rel, jembatan hingga perlintasan sebidang.

Selain itu, KAI Daop 4 Semarang juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar jalur Gundih - Gambringan mengenai pentingnya keselamatan di jalur kereta api maupun di perlintasan sebidang dengan jalan raya.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya melintasi rel secara sembarangan, serta mengedukasi masyarakat mengenai tata cara yang aman saat berada di sekitar jalur kereta api dan di perlintasan sebidang.

Franoto menambahkan, pengoperasian kembali jalur ini akan memberikan dampak positif, baik dari sisi ekonomi maupun pariwisata.

"Dengan aktifnya kembali jalur Gundih - Gambringan dilalui kereta api, diharapkan dapat mendukung aksesibilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan daya tarik wisata di daerah yang dilintasi," tutup Franoto (int)

Editor : Ali Mustofa
#kereta api #grobogan #masyarakat #jalur ka #stasiun gundih #KAI Daop 4 Semarang