RADAR KUDUS - Seorang siswa SMP di Kabupaten Grobogan diduga menjadi korban grooming dan pemerkosaan dari guru ngaji perempuan.
Korban telah menjadi korban manipulasi psikologis dan emosional sang guru sampai dipaksa berhubungan layaknya suami istri 10 kali.
Baca Juga: Ini yang Dilakukan Pemerintah untuk Menekan Banjir di Grobogan
Hal ini pun menjadi perbincangan netizen di Twitter/X sejak Rabu (8/1/2025).
Oleh netizen, pelaku yang berumur jauh lebih dewasa itu disebut telah melakukan grooming kepada siswanya yang lebih muda.
Baca Juga: Ratusan Sapi di Grobogan Positif PMK, Pemkab Grobogan Terima 750 Dosis Vaksin
"Siswanya dibawah umur, pelakunya udah kategori dewasa. Gurunya harusnya paling tahu kalau itu salah," tulis akun @sah****.
"Ini pelecehan dan grooming anak dibawah umur. Gak habis pikir.." tulis akun @winan****.
Baca Juga: 855 Sapi di Kabupaten Grobogan Terpapar Wabah PMK, 14 Ekor Mati
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang Ibu Guru Ngaji (inisial ST) yang juga merupakan janda di Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, telah berbuat tidak senonoh dengan siswa laki-lakinya yang masih SMP.
Aksi manipulatif dan bejat itu sudah dilakukan ST sejak dua tahun lalu dengan modus mengiming-imingi uang dan pakaian ke korban.
Korban juga merasa terancam bila tidak menurut nilainya akan dikurangi
Sebelum ketahuan, warga tidak curiga karena mengira korban sedang belajar ngaji di rumah pelaku.
Baca Juga: Korsleting Listrik, Ruko di Pasar Klambu Ludes Terbakar, Begini Kronologinya
Namun, kecurigaan akhirnya muncul
setelah warga memergoki pelaku dan korban masuk ke dalam kamar mandi di belakang rumah.
Selanjutnya warga beramai-ramai menggerebek rumah ST dan didapati keduanya sedang berbuat tidak senonoh.
Baca Juga: Soroti Kurikulum Ismuba, Guru di Grobogan Dituntut Inovatif dan Kreatif
Penggrebekan itu telah terjadi dua kali dengan kejadian yang sama. ST sempat diminta untuk tidak mengulanginya lagi.
ST bahkan sempat keluar dari tempat kerjanya sebagai guru.
Baca Juga: Menteri PU Tinjau Bendung Glapan di Gubug Grobogan, Ini Agendanya
Anehnya, ST kembali berbuat hal serupa hingga membawa kabur korban dari sekolah agar tetap bisa memaksanya untuk berhubungan intim.
Korban mengaku sudah dua tahun dipaksa berhubungan badan dengan ibu gurunya.
Editor : Abdul Rokhim