Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pencarian Hari ke 2, Siswa Asal Tawangharjo Grobogan yang Tenggelam saat Mandi di Sungai Lusi Belum Ditemukan 

Sirojul Munir • Jumat, 13 Desember 2024 | 00:19 WIB
MASIH PENCARIAN: Petugas BPBD Grobogan melakukan pencarian korban tenggelam AR,warga Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo di sungai Lusi, kemarin.
MASIH PENCARIAN: Petugas BPBD Grobogan melakukan pencarian korban tenggelam AR,warga Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo di sungai Lusi, kemarin.

 

GROBOGAN – Pencarian hari kedua Kamis (12/12) masih berlanjut mencari AR, 14 warga Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo yang masih tenggelam di sungai Lusi.

Siswa MTs Nuril Huda tenggelam di Sungai Lusi ketika sedang mandi tepatnya di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo.

Kejadian tenggelam di sungai ketika sedang mandi bersama teman-temanya usai bermain futsal karena terbawa arus sungai.

Setelah main futsal dengan 13 teman lainya di lapangan Kebondalem, Selo, Tawangharjo.

Kapolsek Tawangharjo Kompol Umbarwati menjelaskan, setelah bermain futsal, korban bersama teman-temannya pergi ke salah satu warung.

Lantaran merasa gerah, mereka kemudian menuju ke sungai Lusi dengan tujuan untuk mandi.

”Korban bersama teman-temannya kemudian mandi di sungai tersebut sambil bersendau gurau,” kata Kapolsek Tawangharjo Kompol Umbarwati.

Kejadian itu, terjadi pada pukul 14.30 WIB, MSAG, 14 salah satu teman korban  selesai mandi di sungai tersebut.

Ia kemudian menepi dari sungai sambil melihat teman-temannya yang masih mandi.

Beberapa saat kemudian, ia melihat korban Ar,14 dan MFA, 14 terbawa arus yang deras dan tenggelam di sungai.

Kemudian, MSAG meloncat ke sungai. Dengan dibantu oleh 2 temannya lagi, saksi MSAG  berhasil menyelamatkan MFA.

”Korban AR tidak bisa diselamatkan karena arus sungai terlalu deras,” ujar Kompol Umbarwati.

MFA kemudian dibawa oleh teman-temannya ke tepi sungai. Saat itu, teman-teman korban masih sempat melihat AR, terbawa arus.

Melihat hal itu, MSAG, 14 hendak loncat kembali ke sungai untuk menolong AR . Lantaran air sungai sangat deras, ia dicegah oleh teman-temannya.

Tak berhenti sampai disitu, MSAG bersama teman-temannya masih berusaha menyisir sungai Lusi dengan berjalan kaki, namun korban tetap tidak ditemukan.

 ”Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut pada pihak keluarga korban,” terang dia.

Saat kembali ke lokasi, petugas dari Koramil, Polsek, BPBD, Puskesmas dan para relawan sudah melakukan pencarian terhadap korban.

”Karena situasi tidak memungkinkan akibat cuaca hujan deras dan minim penerangan, saat pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi,” tandasnya. (mun)

Editor : Ali Mustofa
#hujan deras #grobogan #sungai lusi #pencarian #puskesmas #tenggelam