GROBOGAN - Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Grobogan nomor urut 02 Bambang Pujiyanto-Catur Sugeng Susanto menerima kekalahan dari paslon 01 Setyo Hadi-Sugeng Prasetyo.
Selisih perolehanya capai 63.522 suara.
Hasil dari rekapitulasi perhitungan dari KPU Grobogan dari paslon 02 Bambang-Catur mendapatkan Perolehan suara paslon 01 Hadi-Sugeng mendapatkan 430.771 suara dan paslon 02 Bambang Pujiyanto-Catur Sugeng Susanto dapat 367.219 suara.
Selisihnya ada 63.552 suara. Seluruh suara sah 797.990 suara. Sedangkan jumlah surat suara tidak 23.952 suara.
Total suara sah dan tidak sah 821.942 suara.
Fatoni Sekertaris Tim Pemenangan Paslon 02 Bambang-Catur mengatakan, hasil perhitungan dari KPU Grobogan di Pilkada Grobogan pihaknya menerima dan mengakui.
Sehingga tidak ada rencana untuk menggugat hasil dari KPU Grobogan.
”Kami tidak ada rencana menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) dari hasil Pilkada Grobogan 2024. Setelah dari perhitungan kami evaluasi dan menerima,” kata Fatoni.
Dikatakan, tidak melakukan gugatan ke MK karena tidak ada materi untuk diajukan ke MK.
Apalagi syarat gugatan MK untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) maksimal selisih suara satu persen. Sedangkan selisih suara ada delapan persen.
”Jika dilihat selisihya ada delapan persen. Kami akan evauasi dari hasil Pilkada tahun 2024,” ujarnya.
Fatoni menambahkan, dari hasil Pilkada tahun 2024 ada evaluasi kekalahan dari paslon 01 Setyo Hadi-Sugeng Prasetyo.
Salah satunya dukungan dari partai politik pengusung.
Paslon 01 mendapatkan dukungan dari 9 partai dengan memiliki 42 kursi di dewan.
Kemudian diuntungkan sebagai calon yang didukung incumbent.
”Segala mesin tim kampanye lebih banyak di paslon 01. Mereka dekat pemerintahan. Dan partai di semua di sana. Kami hanya didukung tiga partai dan delapan kursi,” terang dia.
Terkait kebijakan dari partai PKB, akan ada rapat pleno dan evaluasi kinerja partai ke depan.
Hal ini terkait dengan kebijakan partai nanti lakukan opisisi apa mendukung dari pemerintah daerah ke depan.
”Setelah ini dari PKB akan menentukan oposisi apa koalisi. Nanti menunggu pleno dari DPC PKB Grobogan. Agenda kami selanjutnya melakukan Muscablub ke depan dan persiapan Pemilu 2029 mendatang,” tandasnya. (mun/war)