GROBOGAN – Kebakaran kembali terjadi gegara korsleting listrik. Kali ini korbannya Rohadi warga Dusun Ketangan, RT 1/RW 7 Desa Katong, Kecamatan Toroh, Rabu (20/11).
Kejadian terjadi pada pukul 15.20 WB. Ketika itu, Suwarli, 41 tetangga depan rumah korban melihat kepulan asap di rumah Rohadi.
Kemudian Suwarli memastikan darimana asal kepulan asap tersebut. Setelah dicek ternyata, rumah Rohadi tetangganya terbakar.
Melihat kejadian tersebut Suwarli berteriak meminta tolongdan melaporkan ke Ketua RT setempat. Kebarakan itu, juga diumumkan lewat pengeras suara di Mushola.
Selanjutnya dengan dibantu oleh warga sekitar yang datang ke lokasi kejadian berusaha untuk memadamkan api dengan alat seadanya
”Selang beberapa menit kemudian datang satu unit mobil Damkar kelokasi dan api bisa dipadamkan sekira pukul 16.00 WIB,” kata Kapolsek Toroh Iptu Abdul Kadir.
Atas kejadian tersebut, barang yang terbakar milik korban adalah satu unit rumah berbentuk Limasan.
Dengan ukuran tiang 14 cm, tinggi 3,5 meter, dengan atap genteng tanah liat, dinding papan yang terbuat dari kayu campuran Jati, Akasia, dan Glugu.
Sedangkan barang-barang yang berada didalam rumah berupa perabotan rumah tangga, satu buah Kulkas, satu unit Televisi, dan satu buah Spring Bed.
”Dari kejadian itu, korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 50 juta,” ujarnya.
Musibah kebakaran tersebut langsung diselidiki nit Reskrim Polsek Toroh bersama dengan Tim Inafis Polres Grobogan melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Hasil dari oleh TKP tersebut bahwa penyebab kebakaran berasal sumber api akibat diduga dari konsleting hubungan arus pendek listrik karena ada kabel listrik yang tidak standar atau terlalu kecil ukurannya.
”Diduga kebakaran berasal dari korsleting/hubungan arus pendek listrik dari sambungan kabel yang menuju ke rumah belakang,” terang dia. (mun)
Editor : Ali Mustofa