Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Cegah Korupsi di Sekolah, Ini yang Dilakukan Pemkab Grobogan

Intan Maylani Sabrina • Kamis, 26 September 2024 | 00:45 WIB
SOSIALISASI: Staf Ahli Bupati Grobogan Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Moch Fachrudin, Inspektur Kabupaten Grobogan Moch Susilo saat soft launchin Pak Budiman
SOSIALISASI: Staf Ahli Bupati Grobogan Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Moch Fachrudin, Inspektur Kabupaten Grobogan Moch Susilo saat soft launchin Pak Budiman

GROBOGAN - Pemkab Grobogan terus berinovasi untuk menciptakan lingkungan yang berintegritas dan antikorupsi di ekosistem pendidikan.

Upaya yang dilakukan dengan membangun platform digital bernama ‘Pak Budiman’.

Pemkab melalui Inspektorat telah membangun platform digital ‘Pak Budiman’ (Pembangunan karakter berintegritas sejak usia dini melalui pembelajaran e-learning). 

“Adanya inisiasi Pak Budiman ini dimaksud untuk mengoptimalkan pembangunan karakter berintegritas sejak usia dini serta implementasi upaya pencegahan anti korupsi pada dunia pendidikan,” ujar Inspektur Kabupaten Grobogan Moch Susilo.

Menurutnya, nanti akan ada sepuluh sekolah dasar (SD) dan lima SMP yang akan dijadikan pilot project dalam upaya pencegahan antikorupsi di Kabupaten Grobogan.

“Kami tekankan untuk berintegritas, dimaknai sebagai tindakan yang konsisten. KPK sendiri memudahkan memahami integritas dalam slogan ‘Jumat Bersepeda KK’ yakni sembilan nilai integritas diantaranya Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil dan Kerja Keras,” jelas Agin.

Sedangkan Staf Ahli Bupati Grobogan Moch Fachrudin menambahkan, berterima kasih adanya ide gagasan Pak Budiman ini.

Ini menjadi tindak lanjut dari kebijakan daerah yang sebelumnya sudah ada Perbup.

“Perbup ini kalau nggak ada yang mengingatkan kan tidak bisa bicara. Adanya platform ini untuk mengingatkan para generasi muda. Karena mereka generasi penerus kita,” jelasnya.

Adanya Pak Budiman ini untuk membekali generasi muda supaya bisa bersikap lebih baik dan jujur.

“Contoh kejujuran di dunia pendidikan seperti banyaknya kantin kejujuran. Walau pun tidak ada tulisan kantin kejujuran, tapi sikap dan sifat kejujuran ditanamkan,” imbuh Moch Fachrudin.

Kemudian masih menurutnya, contek mencontek, kalau tidak bisa dihilangkan maka dikurangi bertahap.

“Kita yakinkan ukurannya sukses itu tidak pada nilai tapi pada kejujuran. Kalau misalnya terpaksa di tes pertama jelek, ya kita ulang lagi sampai bisa. Jangan sampai melakukan sesuatu yang tidak jujur untuk menggapainya,” tegasnya. (int)

Editor : Ali Mustofa
#kejujuran #platform digital #korupsi #sekolah #antikorupsi #Karekter #pendidikan