Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ada Masalah Apa, Reaktivasi Jalur KA Kedungjati Grobogan-Ambarawa Tak Kunjung Teralisasi, Tidak Ada Biaya?

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 18 September 2024 | 18:49 WIB
BANGUNAN KUNO: Bangunan Stasiun Ambarawa yang mirip dengan Stasiun Kedungjati.
BANGUNAN KUNO: Bangunan Stasiun Ambarawa yang mirip dengan Stasiun Kedungjati.

GROBOGAN- Pemkab Grobogan sempat menggaungkan pengusulkan reaktivasi jalur KA Kedungjati-Tuntang-Ambarawa. Meski sudah ada studi reaktivasi, belum ada tanda-tanda realisasi.

Proses reaktivasi sempat mulai dilakukan pada 2015 silam. Sejumlah material bantalan rel KA yang terbuat dari beton sempat disiapkan pada beberapa titik. Namun, pada 2017 material dibiarkan mangkrak di pinggiran sungai.

 Baca Juga: POTRET Festival Mooncake atau Kue Bulan di Grobogan Sangat Meriah, Ada Sembahyang Tiong Chiu Pia, Barongsai, hingga Liong

Padahal beberapa waktu lalu, di Stasiun Kedungjati sempat tertata bangunan peron yang disiapkan untuk reaktivasi jalur Kedungjati-Ambarawa.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo saat dikonfirmasi terkait reaktivasi jalur tersebut mengungkapkan bukan menjadi ranah PT KAI.

 Baca Juga: Mahasiswa Udinus Asal Jepara Tewas Bersimbah Darah Dikeroyok Gangster Pakai Sajam di SPBU Semarang, Ngeri!

“Ranahnya Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Coba ditanyakan ke mereka. PT KAI hanya sebagai operator atau penyelenggara sarana kereta api,” Jelasnya.

Pemkab Grobogan antusias terkait reaktivasi jalur tersebut. Bahkan, dulu sempat bersurat ke Dirjend KA. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda dioperasikan.

 Baca Juga: SIMAK Baik-Baik! Link Pengumuman Hasil Administrasi BPOM RI CPNS 2024

Hal itu diungkapkan Kabid Prasarana Wilayah dan Ekonomo Bappeda Grobogan Candra Yuliapasha.

“Ini belum ada info lanjutan lagi. Memang sudah ada studi reaktivasi, Cuma kapan realisasinya belum tahu. Mungkin nunggu kebijakan terbaru ya,” ungkapnya.

Menurutnya, reaktivasi tersebut telah dinanti-nanti. Karena jalur ini sudah nonaktif sejak 1976. Namun, rentunya pengoperasian akan membutuhkan anggaran yang besar bagi kementerian.

Usulan reaktivasi ini lantaran Kabupaten Grobogan masuk kawasan kedungsepur (Kendal, Demak, Ungaran, Kota Salatiga, Kota Semarang dan Purwodadi. Maka perubahan transportasi mulai dilakukan.

”Kami membutuhkan pengembangan armada transportasi umum dalam menunjang wilayah Kedungsepur. Maka salah satunya reaktivasi jalur KA Kedungjati-Tuntang-Ambarawa ini. Dulu sempat aktif, maka kami usulkan untuk aktif kembali,” jelasnya.

 Baca Juga: RESMI! Link Pengumuman Hasil Administrasi DPR RI CPNS 2024 Dirilis

Pihaknya beberapa kali menanyakan jawaban pengusulan tersebut. Namun, pemprov Jateng hingga pusat masih belum ada kejelasan. 

”Dari Kemenhub telah menyusun dokumen feasibility study (FS) reaktivasi. Namun, faktor penghambatnya cukup banyak. Mulai dari adanya masalah longsoran di beberapa titik, hingga membutuhkan anggaran yang cukup besar,” keluhnya.

 Baca Juga: Catat Baik-Baik, Ini Link Pengumuman Hasil Administrasi PUPR CPNS 2024

Padahal jika jalur tersebut kembali reaktivasi akan mampu menumpang jumlah wisatawan, perekonomian hingga potensi masuknya angkutan barang. Hal itu akan berdampak positif bagi Kabupaten Grobogan. (int)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#grobogan #ambarawa #reaktivasi #jalur kereta api #peron #kedungjati