GROBOGAN – Kebakaran kembali terjadi kandang Ayam milik Sutikno, warga Desa Saban, Kecamatan Gubug, Senin (16/9).
Kebakaran terjadi pada 06.00 WIB tersebut mengakibatkan satu kandang ayam berisi 16 ribu ayam mati terbakar dan kerugian capai Rp1,3 miliar.
Kapolsek Gubug AKP Sunarto mengatakan, kejadian kebakaran diketahui oleh pekerja bernama Sriyatun.
Saat itu ia sedang berada di halaman rumah melihat asap mengepul dari dalam kandang ayam dan Alarm dikandang ayam juga berbunyi.
Kemudian berteriak minta tolong sama warga dan memberitahu pemilik kandang.
Kejadian itu, dilaporkan ke Kepala Desa dan diterikan ke Polsek Gubug dan Damkar Gubug.
”Usai dihubungi petugas Damkar bersama Polsek Gubug datang ke lokasi kebakaran kandang tersebut," kata Sunarto.
"Sekitar satu Jam api dapat dipadamkan oleh Petugas Damkar, Polsek Gubug bersama warga masyarakat yang membantu memadamkan api,” lanjutnya.
Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 1,3 miliar.
Kemudian satu kandang ayam yang terbakar berisi 16 ribu ekor anak ayam yang baru datang, 21 sak pakan ayam, 2 unit Mesin Rimington (alat pemanas).
Kandang ayam tersebut terbuat dari tembok herbel, atap gavalum, ukuran 12 meter X 75 meter.
”Dari hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP Tim Inafis Polres Grobogan dan Polsek Gubug, Kebakaran diduga dari korsleting listrik pada mesin Remington (alat pemanas) yang berada dilantai II,” terang dia. (mun)
Editor : Ali Mustofa