Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Awal Mula Pembunuhan di Rumah Kontrakan di Grobogan, Ada Pesanan Pijat Perempuan, Didatangi malah Lelaki

Sirojul Munir • Senin, 24 Juni 2024 | 21:53 WIB
BERDUKA: Jenazah korban Dwi Kristiani, warga Desa Ngembak, Purwodadi, Grobogan, korban pembunuhan dibawa ke pemakaman umum di desa setempat, Minggu (23/6).
BERDUKA: Jenazah korban Dwi Kristiani, warga Desa Ngembak, Purwodadi, Grobogan, korban pembunuhan dibawa ke pemakaman umum di desa setempat, Minggu (23/6).

GROBOGAN – Meninggalnya Dwi Kristiani, warga Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan di sebuah rumah kontrakan dengan kaki-tangan terikat, dan mulut-hidung dilakban menyisakan duka mendalam.

Saat ini polisi telah mengantongi pelaku pembunuhan. Meski polisi belum berkenan memberikan identitas pelaku.

Sementara itu, dari beberapa informasi kejadian pembunuhan diduga karena pelaku ingin menguasai harta milik korban.

Sebab, korban bekerja sebagai tukang pijat keliling khusus perempuan.

Saat kejadian itu, ada panggilan atas nama perempuan. Namun, saat datang ke lokasi kontrakan pelaku malah seorang pria.

Dua pelaku tidak hanya menghabisi nyawa korban, Sabtu malam (22/6), tetapi juga mengambil sepeda motor N Max warna merah keluaran 2024, handphone dan dompet korban.

Kapolsek Purwodadi AKP Dedy Setyanto mengatakan, perkembangan dari kasus pembunuhan perempuan di rumah kontrakan Dusun Bantengmati, Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi sudah dilakukan penyelidikan. Identitas pelaku sudah dikantongi.

”Pelaku sementara diduga dua orang,” kata AKP Dedy Setyadi.

Dari hasil otopsi pemeriksaan kepada korban pembunuhan, lanjut AKP Dedy Setyadi masih menunggu dari Dokkes Polda Jawa Tengah.

Barang yang dimiliki korban juga hilang dan dibawa pelaku.

”Yang hilang dari korban, sementara dompet sama handphone kemudian sepeda motor,” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan motif pembunuhan kepada korban dari dua pelaku masih dalam penyelidikan.

Sedangkan untuk inisial pelaku masih dikantongi oleh petugas.

”Iniisial pelaku masih dikantongi petugas. Doakan saja semua cepat ketangkap,” terang dia.

AKP Dedy Setyanto menambahkan, hasil dari otopsi ditemukan beberapa luka di tangan korban.

Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia. Penyidik dari Polres Grobogan sudah memanggil dari beberapa saksi di lapangan.

Baik dari pihak keluarga maupun warga di lokasi kejadian.

”Hasil otopsinya menunggu dari Polda Jawa Tengah,” tandasnya.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan serta otopsi korban di RSUD R Soedjati oleh Dokkes Polda Jawa Tengah jenazah korban diserahkan kepada keluarga.

Kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum di Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi pada Minggu (23/6) kemarin. (mun/zen)

Editor : Ali Mustofa
#jenazah #pembunuhan #meninggal #kontrakan #grobogan #polsek #polda #tukang pijat #Nyawa