GROBOGAN – Kejadian pembunuhan seorang perempuan Dwi Kristiani, 34 warga Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi dibunuh di rumah kontrakan Dusun Bantengmati RT 3/RW 4, Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi menggegerkan warga sekitar.
Sebab, korban dan pelaku baru sehari datang untuk kontrak rumah serta belum serahkan identitas.
Rumah yang dikontrak adalah milik Solikin. Pemilik rumah berada di Padang Sumatera Utara.
Rumah itu, memang dikontrakan dan baru saja dikontrakan orang lama selesai kontraknya bulan lalu. Kemudian dikontrak lagi oleh pelaku baru sehari.
”Kami kaget mas. Karena baru sehari ini ditempati terus ada kejadian pembunuhan di rumah kontrakan,” kata Marno kakak dari yang punya kontrakan rumah.
Dia mengatakan, dari pelaku yang kontrak belum menyerahkan identitas. Rumah yang dikontrak dibayar dengan sistem bayar bulanan. Setiap bulanya Rp 700 ribu.
”Saya hanya dipasrahi ngurus rumah dan bawa kunci,” ujarnya.
Hal sama juga diungkapkan Ummi tetangga dari rumah kontrakan posisi di belakang rumah.
Saat kejadian sekitar pukul 17.15 WIB dia mendengar ada teriakan minta tolong dan cek cok antara laki-laki dan perempuan. Kemudian ada besi pintu dijedor-jedorkan.
”Saya kira tetangga saya yang cek cok mau magrib kok bertengkar. Terus habis magrib warga cek ke rumah kontrakan ternyata ada perempuan meninggal dibunuh,” kata Ummi.
Dia mengaku tidak mengenal korban dan pelaku. Sebab, baru sehari tinggal di rumah kontrakan dan belum izin tetangga.
”Siapa orangya saya tidak tahu. Baru sehari menempati langsung ada kasus pembunuhan,” terang dia.
Ketua RT 3 RW 4 Dusun Bantengmati Suparmin mengaku tidak mengetahui siapa pelaku dan korban.
Sebab, belum menyerahkan identitas foto copy kepada dirinya. Dimana korban baru menempatinya sehari dan tidak kulonuwun kepada dirinya.
”Siapa pelaku dan korban tidak tahu. Karena baru sehari menempati rumah kontrakan dan belum kirim identitas. Jadi warga banyak yang tidak tahu,” terang dia. (mun)
Editor : Ali Mustofa