Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Truk Tronton Glimpang di Jalan Pati - Purwodadi, Lalin Macet Hingga 8 Jam, Begini Kronologinya!

Fikri Thoharudin • Kamis, 16 Mei 2024 | 23:59 WIB
LUMPUH: Jalan Pati - Purwodadi lumpuh dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat selama delapan jam.
LUMPUH: Jalan Pati - Purwodadi lumpuh dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat selama delapan jam.

GROBOGAN - Truk tronton bermuatan kardus seberat 8 ton alami kecelakaan di Dusun Ngriju, Desa Sumberjatipohon.

Tepatnya di tanjakan Watu Getuk Jalan Pati - Purwodadi pada Kamis (16/5).

Diketahui kejadian terjadi pada pukul 05.30.

Truk tronton dengan nomor polisi B 9113 JQA itu dikemudikan oleh Andi Suprayitno, warga Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

Diketahui truk terguling akibat gagal nanjak.

Sopir truk, Yitno sapaan akrabnya menceritakan kronologi kejadian kepada wartawan.

Ia mengatakan, semula pihaknya berangkat muat dari Pasuruan untuk bongkar barang di Purwodadi dan Semarang.

"Dua kali bongkar, 4 ton dibongkar di Gachi Jaya Purwodadi. 4 ton sisanya dibongkar di Sumber Rezeki Jaya Makmur Semarang Timur. Rencana mau kirim Purwodadi dulu supaya gak bolak-balik," ungkapnya.

Dengan modal aplikasi petunjuk arah Google Maps, Yitno bersama sang kenek menjajal jalur Pati - Purwodadi. "Baru pertama kali lewat sini ternyata ada tanjakan.

Pukul 01.00 saya sudah mengistirahatkan mesin, karena dari bawah saya bermain di gigi satu terus," ujarnya.

Tak paham jalur, ternyata juga tidak ada pom pengisian bahan bakar di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu solar dalam keadaan kritis.

"Akhirnya beli dari warga setempat. Kami juga tidak tahu di depan ada yang jual solar atau tidak. Itung-itung juga sambil istirahat," sambungnya.

Hingga sekitar pukul 05.30 mencoba kembali menanjak dapat satu meter namun tidak kuat.

Akhirnya mundur dengan sendirinya ke belakang.

"Rem blong posisi angin kosong, ndak ngatasi, diganjel batu besar pada bagian kiri dan kanan tetap saja tidak bisa diatasi. Tanpa pikir panjang saya langsung bantir setir ke kiri daripada mundur dan menimpa rumah warga," terangnya.

Meski begitu posisi jatuhnya juga tak dapat dikontrol. Kondisi truk glimpang dan memblokade hampir seluruh muka jalan. 

"Untuk kardusnya sudah dibantu bongkar oleh warga. Ini sambil nunggu montir datang untuk memperbaiki," katanya.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun hanya roda dua yang dapat melintas.

Sementara itu untuk roda empat ke atas diurai dari Pasar Sukolilo dan Pertigaan Kelurahan Grobogan. 

"Hanya saja punggung saya sakit karena kena pintu saat truk terbanting," tambahnya.

Diketahui truk baru dapat dievakuasi delapan jam setelah kejadian.

Sempit dan menanjaknya akses jalan membuat derek juga terkendala untuk menjangkau lokasi.

Sejumlah kendaraan juga tampak macet mengular.

Mereka tak lain ialah pengguna jalan yang meberobos papan peringatan yang sebelumnya telah dipasang.

Salah satu pengendara roda empat lain, Weli yang nekat menerobos terpaksa harus menunggu hingga truk selesai diderek.

"Saya bawa kain konveksi dari Jakarta, untuk kami kirimkan ke para vendor maupun pengepul di Karesidenan Pati. Ya kalau begini rugi waktu, gak bisa lewat," tanggapnya sembari menyatakan keresahan.(fik)

Editor : Dzikrina Abdillah
#pati #purwodadi #jalan #tronton #kronologi #macet #truk