GROBOGAN – Empat bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) sudah mendekat untuk meramaikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Grobogan.
Mereka yang terdiri dari dua bacabup dan dua bacawabup ini, mendaftar ke Koalisi Persatuan yang diinisiasi Partai Golkar, Demokrat, dan PKS.
Ketua Koalisi Perubahan Mohammad Sidiq mengatakan, Koalisi Persatuan belum secara resmi membuka pendaftaran bacabup dan bacawabup Grobogan.
Namun, setelah ada deklarasi koalisi ini, sudah ada empat orang secara intens komunikasi untuk ikut meramaikan pilkada.
”Saya sudah dihubungi empat calon yang akan ikut gabung Koalisi Persatuan. Mereka Pak Totok (Wakil Bupati Grobogan Bambang Pudjiyanto), Ketua DPC Gerindra Pak Sugeng Prasetyo, Direktur PT Azam Laksana Intan Buana Didik Prawoto, dan Direktur PDAM Indramayu (mantan direktur PDAM Grobogan) Ady Setiawan,” kata pria yang juga menjadi anggota Komisi A DPRD Grobogan itu kemarin.
Menurutnya, dengan adanya pembentukan Koalisi Persatuan ini, memberikan ruang kepada semua orang, agar bisa maju menjadi bacabup dan bacawabup Grobogan.
Sebab, dari tiga partai koalisi sudah mempunyai delapan kursi pada Pileg 2024.
Baca Juga: Pemkab Kudus Gelar Pasar Murah dengan 2.000 Paket Sembako untuk Stabilkan Harga Jelang Lebaran
Rinciannya, Golkar tiga kursi, Demokrat tiga kursi, dan PKS dua kursi.
Jika ditambah lagi dengan suara nonparlemen serta partai lain, bisa memenuhi 20 persen dari 50 kursi DPRD Grobogan.
Pria yang akrab disapa Kamal ini mengaku, saat ini Koalisi Persatuan masih terbuka untuk siapa saja untuk bergabung.
Asalkan mempuyai kemampuan dan mau ikut berkompetisi.
Dari beberapa nama yang sudah mengajak komunikasi akan ditindaklanjuti dengan membuka pendaftaran secara resmi.
Baca Juga: Proyek Perbaikan Jalan Pantura Kaliori Rembang bakal Mandek H-7 Lebaran, Ini Tujuannya!
Terpisah, Ady Setiawan, salah satu calon yang sudah menjalin komunikasi dengan Koalisi Persatuan mengatakan, dia siap dengan mengikuti persyaratan yang diberikan.
Dia mengaku terpanggil untuk masuk bursa cabup, karena ingin mengabdi untuk membangun tanah kelahiran.
”Sudah saatnya saya kembali ke daerah untuk ikut memperjuangkan pembangunan daerah, setelah beberapa tahun berkelana di luar. Saya niatkan untuk mengabdi dan membangun Kabupaten Grobogan agar lebih baik,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Grobogan Sugeng Prasetyo menyatakan maju menjadi cabup Grobogan.
Pada Pileg 2024 Partai Gerindra mendapatkan delapan kursi.
Jumlah itu, meningkat dibandingkan pada Pemilu 2019 dengan lima kursi.
Baca Juga: Makin Moncer, Bisnis Camilan Rengginang Pasar Banggi Rembang Dilirik Mancanegara dan Dalam Negeri
Dari jumlah kursi yang dimiliki, harus ada koalisi dengan partai lain, agar bisa mendapatkan 20 persen dari kursi dewan.
Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Bupati Grobogan Bambang Pudjiyanto. Dia akan maju menjadi cabup lewat PKB.
Sebab, dia sebagai kader PKB dan menduduki jabatan wakil ketua DPC PKB Grobogan.
Namun, kursi di DPRD Grobogan pada hasil Pileg 2024 PKB mendapat delapan kursi.
Jumlah itu, bertambah dibandingkan pada Pileg 2019 dengan tujuh kursi.
Untuk itu, partainya belum cukup untuk mengusung calon sendiri. Sebab, diperlukan 10 kursi di DPRD Grobogan.
Adanya Koalisi Persatuan dari tiga partai itu, bisa menjadi tapal kuda koalisi untuk mengusung cabup-cawabup.
Sedangkan dari beberapa partai lain yang mendapatkan kursi di DPRD Grobogan masih belum menentukan sikap.
Masing-masing, PDIP dengan 17 kursi, Hanura empat kursi, PPP empat kursi, dan Nasdem satu kursi. (mun/lin)
Editor : Ali Mustofa