GROBOGAN – Diduga karena tidak bisa berenang Karnadi, 42 warga Desa Jangkungharjo, RT 07/RW 04 Kecamatan Brati tewas tenggelam di sungai, Senin (18/3).
Kejadian itu, terjadi pada pukul 06.00 saat korban sedang berjalan-jalan di sawah melihat tanaman padi yang terendam banjir.
Saat itu, korban mondar mandir di pinggir sungai tanggul. Selanjutnya korban terpeleset dan korban tenggelam.
Baca Juga: Angin Kencang Terjang Kudus Sebabkan Beberapa Lampu Jalan Ambruk, Begini Respons Dishub
Saat diselamatkan warga sekitar sudah tidak bernafas dan sudah dalam meninggal dunia.
”Korban tenggelam ini diduga karena terpeleset dan tidak bisa berenang. Sehingga tenggelam dan meninggal dunia saat tenggelam,” kata Kapolsek Brati AKP I Ketut Sudhiarta.
Setelah diangkat oleh tetangga korban dari lokasi tenggelam, korban dibawa pulang ke rumah duka.
Selanjutnya kejadian itu, dilaporkan ke perangkat Desa setempat dan Mapolsek Brati.
Hasil pemeriksaan dari Tim Inafis Polres Grobogan dan tim medis puskesmas Brati malakukan oleh TKP yang mana dari hasil oleh TKP tersebut bahwa penyebab korban meninggal dunia akibat tenggelam disungai karena terpeleset dan tidak bisa berenang.
”Korban tenggelam di sungai dengan kedalaman 2,5 meter, lebar 2,5 meter. Hasil pemeriksaan korban ditemukan terdapat lumpur di kaki, mulut dan hidung mengeluarkan air, dan tidak ada tanda kekerasan,” ujarnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban selanjutnya pihak keluarga korban telah menerimakan kejadian tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan.
Kemudian jenazah korban diserahkan kepada keluarga korban ahli warisnya untuk dimakamkan. (mun)
Editor : Ali Mustofa