GROBOGAN - Warga Desa Bugel, Kecamatan Godong, Grobogan mulai terdampak banjir dari luapan air dari tanggul sungai akibat jebolnya tanggul Sungai Lusi, Sabtu (16/3).
Ratusan warga terendam air setinggi 50 centimeter karena air masuk ke pemukiman warga sekitar.
Meluapnya air dari tanggul sungai Desa Bugel, Kecamatan Godong sebelumnya ada dua titik tanggul sungai jebol.
Titik pertama panjangnya 10 meter dan titik kedua 7 meter.
Baca Juga: Banjir di Pati Makin Parah, Warga Desa Mintobasuki Gabus Beraktivitas Pakai Perahu!
Akibatnya air tersebut meluber dan mengalir ke sungai Demak dan sebagian meluber ke Desa Bugel.
Hal itu diungkapkan Selamet Sugiarto, salah satu warga Desa Bugel.
Ia mengatakan, banjir terjadi mulai pukul 16.30 WIB, Jumat (15/3).
Banjir di Desa Bugel akibat limpasan dari tanggul sungai jebolan tanggul sungai Lusi.
Limpasan air itu, menggenangi rumah dan jalan di Desa Bugel, Kecamatan Godong.
”Banjir sudah masuk rumah dan menggenangi jalan. Ini banjir terbesar yang pernah terjadi,” katanya.
Hal itu juga dibenarkan Kepala Desa Bugel Wahid Kurniawan.
Ia mengatakan, banjir terjadi ada dua titik tanggul yang jebol sungai Lusi dan melimpas ke pemukiman.
Warga yang terdampak ada ratusan warga di RW 3, RW 4 dan RW 2.
”Air sungai melimpas sudah mulai kemarin sore. Air besar mulai pagi hari,” kata Kepala Desa.
Meski terjadi banjir warga masih bertahan di dalam rumah.
Namun, jika banjir terus besar maka akan diungsikan ke kantor Kecamatan.
”Saat ini masih di rumah. Jika banjir tambah besar maka warga akan diungsikan di kantor Kecamatan Godong. Untuk dapur umum kami buat di Mapolsek Godong,” terang dia. (mun).
Editor : Dzikrina Abdillah