Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Banjir Rendam 47 Sekolah di Grobogan, Siswa Terpaksa Diliburkan, Berikut Daftarnya!

Fikri Thoharudin • Sabtu, 16 Maret 2024 | 13:00 WIB

 

 
Photo
Photo

GROBOGAN – Akibat banjir, sejumlah sekolah di Grobogan terpaksa meliburkan siswanya.

Ada 47 sekolah yang diliburkan. Yaitu 34 sekolah dasar (SD) dan 13 sekolah menengah pertama (SMP).

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Wahono menyampaikan meskipun 47 sekolah tersebut diliburkan akan tetapi tidak semua sekolah tergenang banjir.

"Ada beberapa sekolah karena akses ke lokasi sekolahan banjir. Sehingga pengajar dan pelajar tidak bisa menjangkaunya," terang Wahono Kamis (14/3).

Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan sampai kondisi normal kembali.

"Apalagi kini limpasan air kiriman dari Sungai Lusi sudah merendam jalanan. Contohnya sekolahan di Kecamatan Brati,” ujarnya.

Pihaknya berharap agar banjir secepatnya surut. ”Sehingga anak-anak dapat memperoleh haknya kembali untuk belajar."

"Kami berpesan dokumen-dokumen maupun perangkat elektronik supaya diperhatikan supaya tidak rusak," pesannya.

Saat wartawan Jawa Pos Radar Kudus berada di SDN 3 Lemahputih Kecamatan Brati kondisi air setinggi 50 sentimeter atau selutut orang dewasa.

Sementara semua akses atau jalan untuk menuju ke sekolah tergenang banjir dengan arus yang cukup deras karena wilayah tersebut dikelilingi oleh daerah aliran sungai.

Para siswa yang diliburkan mendapat tugas dari guru. Beberapa sekolah menyiasati dengan proses pembelajaran secara daring (online) di rumah masing-masing.

Berdasarkan data yang diperoleh dinas pendidikan 47 sekolah tersebut tersebar di 10 kecamatan.

Yakni Kecamatan Purwodadi ada tiga sekolah yang diliburkan meliputi SDN 11 Purwodadi, SDN 3 Nglober dan SMP IT Al Firdaus Purwodadi.

Kecamatan Grobogan ada lima sekolah yang diliburkan meliputi SDN 1 Putatsari, SDN 1 Getasrejo, SDN 2 Ngabenrejo, SDN 3 Ngabenrejo, dan SMP Al Islam Grobogan.

Kecamatan Brati ada sepuluh sekolah yang diliburkan meliputi SDN 1 Temon, SDN 2 Temon, SDN 3 Temon, SDN 2 Tirem, SDN 1 Lemahputih, SDN 2 Lemahputih, SDN 3 Lemahputih, SDN 2 Karangsari, SMPN 1 Brati, dan SMPN 2 Satu Atap Brati.

Kecamatan Tawangharjo ada tiga sekolah yang diliburkan meliputi SDN 2 Jono, SDN 4 Jono, dan SDN 2 Pojok.

Kecamatan Pulokulon hanya satu sekolah yang diliburkan yaitu SDN 4 Sembungharjo.

Kecamatan Ngaringan hanya satu sekolah yang diliburkan yaitu SMPN 1 Ngaringan.

Kecamatan Godong ada delapan sekolah yang diliburkan meliputi SDN Tinanding, SDN 1 Karanggeneng, SDN 3 Godong, SDN 5 Godong, SDN 1 Harjowinangun, SDN Manggarwetan, SDN 2 Manggarmas, dan SMPN 2 Godong.

Kecamatan Karangrayung hanya ada satu sekolah yang diliburkan yaitu SMPN 3 Karangrayung.

Di Kecamatan Gubug ada 11 sekolah yang diliburkan meliputi SDN 4 Kuwaron, SD Muhammadiyah, SDN 5 Gubug, SDN 7 Gubug, SDN Ginggangtani, SDN 1 Rowosari, SD IT Al Firdaus, SMPN 1 Gubug, SMP Nusantara 1 Gubug, MTsN 1 Grobogan, dan SMP IT Al Firdaus Gubug.

Kecamatan Tegowanu ada empat sekolah yang diliburkan meliputi SDN 1 Sukorejo, SDN 2 Sukorejo, SMP PGRI Tegowanu, dan SMPN 1 Tegowanu. (fik)

 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#sekolah libur #grobogan #banjir #pendidikan