Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dua Belas Perpustakaan Desa di Grobogan Terima Bantuan Ribuan Koleksi Buku dari Perpusnas, Berikut Daftarnya!

Intan Maylani Sabrina • Kamis, 22 Februari 2024 | 21:55 WIB
LITERASI: Salah satu perpustakaan desa yang ada di Kabupaten Grobogan.
LITERASI: Salah satu perpustakaan desa yang ada di Kabupaten Grobogan.

GROBOGAN – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) bakal menyalurkan koleksi buku ke 10 ribu perpustakaan desa/kelurahan hingga taman baca masyarakat di tahun ini.

Di Kabupaten Grobogan ada 12 perpustakaan desa yang akan mendapatkan inisiasi tersebut.

Kabid Pengembangan dan Pembinaan Kearsipan dan Perpustakaan Dinas Kerarsipan dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Grobogan Ami Priyono mengatakan, selama ini Kabupaten Grobogan memiliki 32 perpustakaan desa yang telah berjalan.

Baca Juga: Dinas PUPR Usulkan Enam Titik Jalan Rusak di Grobogan, Berikut Daftarnya!

”Namun dari 32 perpustakaan desa tersebut, setelah kami kumpulkan hanya 12 desa yang siap dan antusias dengan program Perpusnas ini," ujarnya.

"Sehingga bantuan tersebut akan disalurkan ke 12 perpustakaan desa tersebut,” jelasnya.

Dua belas perpustakaan desa tersebut yakni di Desa Tambahrejo, Kuwu, Kradenan, Ngombak, Klitikan, Rejosari, Getasrejo, Cingkrong, Karangpaing, Karangsari, Monggot, dan Harjowinangun.

Nantinya, Perpusnas akan menyalurkan sedikitnya 1.000 judul buku di setiap perpustakaan desa.

Baca Juga: Dua Pengedar Ganja 3,6 Kilogram Asal Toraja Berhasil Dibekuk Polisi di Gubug Grobogan, Begini Kronologinya

Sekaligus memberikan beberapa kegiatan dan pembinaan.

Menurutnya upaya penyaluran koleksi buku ini untuk mendongkrak tingkat kegemaran membaca di Kota Swieke yang hingga kini memiliki nilai sedang 42,76.

Serta indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) 16,9 persen dengan tergolong rendah.

Dengan begitu, program penyaluran buku ini dapat memenuhi kekurangan yang terjadi di perpustakaan desa. Dengan harapan minat membaca masyarakat menjadi semakin meningkat.

”Tentunya kalau ketersediaan bahan bacaan yang komplet maka mereka akan semakin rajin membaca. Aktivitas literasi semakin meningkat,” tegasnya. (int/him)

Editor : Ali Mustofa
#literasi #membaca #grobogan #perpustakaan #taman baca #Perpusnas