GROBOGAN - Sebanyak tiga anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dua Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan satu komisioner KPU Grobogan harus menjalani perawatan.
Mereka harus menjalani perawatan karena sakit dan kelelahan saat bertugas di Pemilu 2024.
Anggota Komisioner KPU Grobogan Ngatiman mengatakan, para penyelenggara Pemilu ini dirawat di rumah, puskesmas, hingga rumah sakit.
Baca Juga: LENGKAP! Grobogan Mendominasi, Ini Dia Nama-Nama Caleg Perempuan se-Pati Raya yang Berpotensi Duduki Kursi DPRD
Perawatan dilakukan karena sakit dan kelelahan saat bertugas.
”Selama pelaksanaan ini bisa berjalan lancar meski ada penyelenggara KPPS, PPS dan Komisioner mendapatkan perawatan karena faktor kelelahan,” kata Ngatiman.
Dikatakan, satu PPS kelelahan ada di Kecamatan Grobogan dan dua KPPS sakit karena kelelahan.
Saat ini mereka sudah mendapatkan pengobatan rawat jalan dan cukup ditangani oleh bidan desa.
Sesudahnya satu orang KPPS berasal dari Winong, Kecamatan Penawangan, kondisinya sudah dirawat jalan dan kondisinya sudah membaik.
Baca Juga: Dinas PUPR Usulkan Enam Titik Jalan Rusak di Grobogan, Berikut Daftarnya!
Kemudian ada satu komisioner KPU Grobogan yang sakit juga karena faktor kelelahan.
”Infonya 2 KPPS yang sakit tadi malam langsung bertugas lagi dan ikut menandatangani Form C1 Hasil. Untuk satu PPS yang sakit dan rawat jalan kondisi terakhir istirahat di rumah yang bersangkutan sudah membaik,” ujarnya.
Dikatakan, dalam aturan pemungutan dan penghitungan suara itu tanggal 14 Februari, kalau tidak selesai maka dilanjutkan sampai dengan tanggal 15 Februari.
Baca Juga: Real Count KPU 59,59 Persen: Inilah Daftar Nama-nama Prediksi Caleg DPRD Kabupaten Grobogan Terpilih
Namun, dari petugas KPPS tersebut tetap ingin menyelesaikan tugas mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
”Kami sangat hargai pengorbanan mereka, tetapi saat mereka mau bekerja secara terus menerus, mereka sakit dan langsung ditangani oleh puskesmas dan rumah sakit terdekat,” terang dia. (mun/war)
Editor : Abdul Rokhim