GROBOGAN – Rumah milik Tardi, warga Desa Parakan, Kecamatan Karangrayung ludes terbakar. Penyebab kebakaran karena terkena obat nyamuk bakar.
Kejadian itu, terjadi ketika korban menyalakan obat nyamuk.
Kemudian ditinggal pergi ke rumah anaknya untuk melihat tukang kayu membuat mebel rumah dalam keadaan kosong.
Selang lima menit tetangga korban Wasiyem melihat asap mengepul ke atas dari rumah korban.
”Saat melihat asap tebal tetangga korban meminta tolong karena terjadi kebakaran,” kata Kapolsek Karangrayung AKP Sutarjo.
Mendengar ada teriakan meminta tolong karena ada kabakaran rumah, lalu korban keluar dari rumah.
Dia kaget karena melihat sudah banyak orang berusaha memadamkan api.
Kemudian korban bersama warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya karena kencangnya angin dan cuaca panas.
”Api cepat membesar dan sekira 30 menit Unit Pemadam Kebakaran datang dan langsung memadamkan api tetapi rumah sudah terbakar habis,” ujarnya.
Setelah api bisa dipadamkan kemudian Polsek Karangrayung dengan Tim Inafis Polres Grobogan melakukan olah TKP.
Bentuk rumah yang terbakar berbentuk limasan panjang 12 x 10 meter tinggi 3.30 meter, dinding terbuat dari kayu jati, tiang ukuran 14 cm.
Selain rumah juga membakar kandang sapi lebar 12 meter dan panjang 7 meter.
”Barang berharga yang ikut terbakar berupa uang Rp 5 juta, 1 unit kulkas, perhiasan berupa kalung, gelang dan cincin serta sertifikat tanah dan surat lainya,” ujarnya.
“Barang yang bisa diselamatkan dari kebakaran yaitu 1 unit Sepeda motor honda CB, 1 unit sepeda motor listrik dan 2 ekor sapi. Kerugian di taksir kurang lebih Rp 220 juta,” terang dia.
Dia menjelaskan, dari penyelidikan di lapangan kebakaran diduga akibat korban menyalakan obat nyamuk kemudian membakar kasur yang ditinggal pergi kerumah anaknya. (mun)
Editor : Ali Mustofa