Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tim SAR Gabungan Akui Kesulitan Evakuasi Pendaki Asal Grobogan yang Terperosok ke Jurang di Gunung Muria Kudus, Begini Katanya

Intan Maylani Sabrina • Minggu, 28 Januari 2024 | 21:34 WIB

 

EVAKUASI: Petugas Tim SAR saat melakukan evakuasi di Jurang Pendakian Gunung Muria.
EVAKUASI: Petugas Tim SAR saat melakukan evakuasi di Jurang Pendakian Gunung Muria.

GROBOGAN – Seorang pendaki asal Grobogan kedapatan terpeleset ke jurang sedalam 60 meter saat melakukan pendakian di Gunung Muria Kudus, Sabtu (27/1).

Diketahui, pendaki tersebut bernama Robiatul Fadilah, warga Desa Pulorejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan.

Akibat insiden ini, perempuan berusia 21 tahun tersebut mengalami luka di bagian kaki. Diduga korban tidak menghafal medan serta kondisi licin.

Yogi Prasetyo, salah satu petugas BPBD Grobogan mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi ada salah satu warganya yang terjatuh di jurang Gunung Muria.

Setelah itu dirinya beserta timnya langsung melakukan penjemputan ke BPBD Kudus.

Tiga petugas langsung menuju ke TKP untuk menjemput korban dan membawanya kembali ke Purwodadi.

“Setelah korban diperiksa di Puskesmas Dawe, kemudian dibawa ke BPBD Kudus, kita jemput di sana. Ada tim dari PMI Grobogan, BPBD Grobogan dan pihak keluarga yang menjemput korban. Alhamdulillah tiba di Purwodadi dengan selamat dini hari pukul 01.00 WIB,” ujarnya.

Sebelumnya, korban diketahui melakukan pendakian bersama tujuh temannya menuju puncak Argo Piloso, Gunung Muria Desa Japan, Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus.

Berdasarkan informasi Kepala Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono, Pada pukul 11.30 WIB, mereka sampai di puncak dan bermaksud turun ke base camp pada pukul 13.30 WIB.

Namun, ketika turun hampir mencapai ke Pos 3 jalur sisi kanan pendakian Argo Piloso Gunung Muria, korban terperosok dan jatuh ke jurang sedalam 60 meter.

"Saat turun hampir mencapai Pos 3 jalur pendakian, survivor terperosok dan jatuh ke jurang yang dalamnya 60 meter. Mengetahui rekannya jatuh, lima rekannya berusaha menolong dan dua lainnya turun untuk meminta bantuan ke tim SAR," ungkap Budiono.

Tim SAR gabungan yang menerima adanya informasi tersebut langsung menuju TKP untuk melakukan evakuasi.

Disusul Basarnas yang menerjunkan tim dari Pos SAR Jepara menuju ke lokasi kejadian.

Setelah empat jam berlangsung, korban berhasil dievakuasi dari dasar jurang dengan menggunakan tali dan ditarik ke atas.

Namun, tak mudah. Selama evakuasi tim harus melewati jalanan yang terjal, licin dan dalam kondisi hujan.

Tim SAR gabungan sempat bahkan sempat kesulitan untuk membawa korban ke bawah.

Tim sempat membawa korban dengan cara ditandu. Karena dirasa sulit, akhirnya korban dievakuasi dengan cara digendong bergantian.

"Survivor mengalami luka ringan dan bengkak dibagian kaki sebelah kiri. Selanjutnya ia dibawa ke Puskesmas Kecamatan Dawe, Kudus untuk penanganan medis lebih lanjut,” katanya. (int)

Editor : Ali Mustofa
#tim sar #jurang #grobogan #Gunung Muria #Kudus #BPBD